Pemkab OI Kucurkan Bantuan Korban Kebakaran

 284 total views,  2 views today

1.Pemkab OI diwakili oleh Sekda OI, H. Sobli saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

1. Pemkab OI diwakili oleh Sekda OI, H. Sobli saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Inderalaya – Pasca insiden kebakaran yang terjadi di Kampung sawah Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sabtu (22/3) lalu, mendapatkan respon cepat  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI melalui Dinas Sosial (Dinsos) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OI.

Tiga unit mobil kendaraan yang mengangkut logistik bantuan tiba di lokasi bencana pada Sabtu malam pukul 19.00, kendati, sempat terhalang padatnya volume kendaraan baik dari arah Kayuagung maupun Indralaya namun, bantuan tetap tersalurkan dengan melibatkan siswa-siswi Pramuka beserta seluruh unsur Muspida.

Bermacam jenis bantuan yang diberikan oleh pemerintah setempat mulai dari sandang, pangan serta bantuan berupa uang kepada setiap kepala keluarga (KK) yang rumahnya hangus terbakar api. Total secara keluruhan berdasarkan data dari BPBD OI, tercatat setidaknya 21 rumah yang hanya tinggal puing-puing bangunan saja.

Dari jumlah rumah warga tersebut, diantaranya yakni berjumlah 42 KK yang kehilangan tempat tinggal. Oleh sebab itu, pemerintah setempat memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 1 juta per KK dan langsung diserahkan oleh Sekda OI H Sobli kepada warga masyarakat yang mengalami musibah terbesar sepanjang tahun di Kabupaten OI.

Kedatangan Sekda OI beserta rombongan disambut isak tangis puluhan korban kebakaran yang memasuki usia lanjut, tak henti-hentinya mereka bersedih sambil mengusapkan air mata.

Warga korban kebakaran Neng (60) tak henti-hentinya menangis ketika meratapi puing-puing bangunan miliknya dan sesekali mengucapkan istighfar. “Subhanallah, iya beginilah apa yang sudah terjadi,semuanya sudah habis dimakan api,”katanya, Sabtu (22/3)

Kepala BPMD OI, Syakroni mengungkapkan, penyerahan logistik bantuan dilakukan secara koordinir yang melibatkan siswa-siswi pramuka dan seluruh unsur Muspida serta tokoh masyarakat setempat dan anggota Polsek Tanjung Raja yang juga turut, menggelar aksi sosial dengan cara membangun posko penggalangan dana untuk korban kebakaran.

“Banyak sukarelawan yang membantu korban kebakaran. Anggota polisi TNI juga turut membantu,” tuturnya.

Sementara itu, Kadinsos OI  Syarkowi, mengatakan, pihaknya telah memberitahu Pemprov Sumsel atas insiden kebakaran ini.  Lanjutnya, Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH dijadwalkan akan berkunjung dan memberikan bantuan kepada korban bencana kebakaran.

“Pak Alex dijadwalkan akan berkunjung ke OI pada Senin nanti guna memberikan bantuan,” katanya.

Sehari setelah terjadinya insiden kebakaran yang menghanguskan 21 rumah warga terdiri dari 42 KK. Sebagian warga ada yang menginap di tempat keluarga masing-masing dan juga ada yang mengungsi ke tenda yang telah disediakan oleh Dinsos OI berikut bantuan yakni, makanan berupa mie instant, air mineral, tikar, selimut, terpal, peralatan dapur untuk memasak dan lain sebagainya.

Selanjutnya, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel, tiba dilokasi kebakaran pada Minggu pukul 10.00 guna melakukan olah TKP guna menyelediki penyebab terjadinya kebakaran.

Seperti diketahui, Kebakaran hebat melanda Kabupaten Ogan Ilir (OI) tepatnya di Kampung Sawah, Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, tetapt di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang-Kayuagung, Sabtu (22/3), sekitar pukul 09.00 WIB.

Api yang berhembus selama tiga jam ini menyebabkan 21 rumah panggung milik warga ludes terbakar. Selain itu, akibat musibah kebakaran tersebut, satu orang meninggal dan dua lainnnya luka. Kerugian materil akibat kebakaran tersebut milyaran rupiah.

Warga yang meninggal yakni Abdullah (50), lantaran shock melihat rumahnya terbakar. Sedangkat dua warga yakni Daud dan Etet mengalami luka akibat terjatuh dari atap rumah lantaran berusaha memadamkan api.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Kapolsek Tanjung Raja AKP Zaldi saat ditemui dilokasi mengatakan, api diketahui berasa; dari rumah Saprudin sekitar pukul 09.00 WIB. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi yang berada dilokasi. Saat kebakaran rumah tersebut dalam keadaan kosong,” singkatnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster