PLTU Sumsel 7 Kembali Dibangun

 878 total views,  2 views today

Ilustrasi PLTU | Ist

Ilustrasi PLTU | Ist

PALEMBANG – Upaya untuk kembali membangun sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumsel yang dinamai PLTU Sumsel 7 kembali berlanjut. Pembangunan PLTU di Kabupaten Banyuasin tersebut, ditargetkan secepatnya dilakukan.

PLTU itu akan dibangun oleh Konsorsium Madhucon Project Ltd, Madhucon Sugar & Power Industries Ltd dan PT Madhucon Indonesia, yang tergabung dalam PT Madhucon Sriwijaya Power.

“Pembangunan PLTU Sumsel 7, dengan kapasitas 2 x 150 MW ini harus tetap berjalan. PLTU ini digagas pada 2002 silam, saat itu saya menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba). PLTU ini, rencananya untuk menopang Sumsel yang kaya dengan sumber daya alam (SDA), tetapi defisit listrik pada saat itu,” kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Jumat (21/3).

Untuk merealisasikan PLTU tersebut terang Alex, dibentuklah badan khusus. Namun dalam perjalanannya beber Alex, sempat menimbulkan tarik ulur dengan sejumlah pihak. Namun akhirnya tegas Alex, PT. Madhucon akan memulai kembali pembangunan Sumsel 7 tersebut.

“Karenanya saya tekankan, bahwa pembangunan ini terus berjalan. Hanya saja, tetap mengikuti persyaratan dan perudangan yang berlaku. Kita juga saat ini, masih mencari investor yang mau bergabung dalam pembangunan PLTU Sumsel 7 ini,” ucap Alex.

Sementara itu, Direktur Pengadaan Strategis PT PLN, Bagiyo Riawan, optimistis jika PLTU tersebut beroperasi pada 2016 mendatang. Menurutnya, keberadaan PLTU ini bisa menyuplai daya listrik di Sumatera. Bahkan, desa-desa yang saat ini minim penerangan listrik akan bisa teratasi.

PLN sendiri lanjutnya, pada 2012 telah menandatangani perjanjian jual-beli listrik dengan perusahaan asal asing India tersebut. PT Madhucon Sriwijaya Power, dinyatakan siap membangun PLTU Sumatra Selatan 7 dengan kapasitas 2×150 MW.

Berdasarkan persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, tarif dasar jual beli tenaga listrik yang disepakati kedua belah pihak, sebesar 5,8099 sen dolar AS per kWh, dengan harga batubara 1,6696 sen dolar AS per kWh.

Rinciannya, harga batu bara 23,13 dolar AS per ton, HHV 3.800 kcal per kg dengan eskalasi 3% per tahun. Listrik dari PLTU Sumsel 7 ini jelasnya, akan disalurkan melalui jaringan transmisi interkoneksi Tapping T/L 275 kV Aurduri-Betung.

Rencananya, pembangunan PLTU Sumsel 7 itu diperkirakan menelan dana sebesar 455 juta dolar AS. PLTU ini terangnya, merupakan proyek PLTU dengan skema Independent Power Producer (IPP).

Hal yang sama juga ditegaskan Kepala Dinas Pertambangan Sumsel, Robert Heri. Menurutnya, pertemuan dengan ketiga pihaknya memang ingin mempercepat pembangunan PLTU tersebut. “Mudah-mudahan bisa direalisasikan secepatnya,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster