Pengamanan Pileg dan Pilpres, Polda Sumsel Terima Rp 40 Miliar

 433 total views,  2 views today

Kepolisian Resort Kota (Polresta), Palembang, siap menerjunkan  1.181 personel untuk pengamanan menyambut malam pergantian tahun baru 2014.. Foto . Iwan Cheristian

Kepolisian Resort Kota (Polresta), Palembang | Foto . Iwan Cheristian

PALEMBANG – Meski dinilai dana pengamanan kampanye jauh dari kata cukup, Polri berusaha untuk tetap memberikan pengamanan optimal selama Pemilihan Legislativ (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), tahun  2014. Tak ketinggalan, Polda Sumsel pun siap maksimal di tengah kekurangan anggaran yang diterima.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Usman Nasution, mengatakan, Polda Sumsel menerima anggaran pengamanan pileg dan Pilpres senilai Rp 40 miliar. Total, dana pengamanan pileg dan pilpres untuk Polri senilai Rp 1,5 triliun, yang digunakan untuk seluruh operasional selama pileg dan pilpres.

“Polda Sumsel sudah menerima anggaran pengamanan pileg dan pilpres, yakni senilai Rp 40 miliar. Dana itu tidak kita terima sekaligus, melainkan secara bertahap selama penyelenggaraan pileg dan pilpres hingga selesai,” kata Saud, Jumat (21/3).

Diungkapkan Saud, anggaran yang diberikan kepada Polri cukup kecil untuk pengamanan pileg dan pilpres. Digambarkan Saud, dana Rp 1,5 triliun yang diterima Polri tahun ini tidak jauh lebih rendah dengan anggaran yang diberikan kepada polri di tahun 2009.

Di tahun itu, Polri menerima anggaran pengamanan pileg dan kampanye senilai Rp 1,9 triliun. Padahal, begitu tahun berganti, seluruh harga sudah berubah dan mengalami kenaikkan.

“Namun, kita akan tetap menjalanakan kewajiban sebagai anggota Polri meski dana yang kita terima tidak terlalu besar. Polri juga masih memiliki anggaran sendiri yang bisa digunakan jika dana yang dianggarkan kepada kita kurang,” kata Saud.

Dana yang diterima Polri, lanjut Saud, akan digunakan untuk beberapa kebutuhan selama perhelatan pileg dan pilpres. Mulai dari untuk membiayai linmas, atribut pengamanan polri, transportasi, dan dana-dana lainnya.

“Selain kampanye, dana itu juga digunakan untuk pengamanan pencoblosan dan saat penghitungan suara,” kata Saud.

Untuk anggota, Saud mengatakan, Polda Sumsel terus melakukan simulasi pengamanan. Begitu masa pileg dan pilpres kian dekat, simulasi kian rutin dilakukan.

Bahkan, simulasi yang digelar hampir menyerupai kejadian asli, bukan rekayasa. Sebab itu, Saud menjamin, jajaran Polda Sumsel sudah super siap mengantisipasi segala kemungkinan buruk pada pileg dan pilpres nanti.

 

TEKS  : OSCAR RYZAL

EDITOR  : JUNAEDI ABDILLAH

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster