Pelaku Curanmor Tewas Dihakimi Massa

 185 total views,  2 views today

BANYUASIN – Sumardi alias Ujo De’i (38),warga Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, harus meregang nyawa, Jumat (21/3) dini hari. Ia tewas ditangan massa yang emosi.

Bapak tiga orang anak tersebut tewas dihakimi massa, karena dipergoki hendak mencuri sepeda motor milik warga Desa Tanjung Pasir. Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kejadian bermula saat Ujo bersama dua rekannya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, hendak mencuri sepeda motor  milik Supran, warga Dusun II, Desa Tanjung Pasir.

Saat itu, Supran memarkirkan sepeda motor Yamaha Jupiter CW  BG 4209 J0 miliknya di samping rumahnya. “Namun Supran yang belum tertidur, mendengar suara mencurigakan. Ia langsung ke luar rumah, dan melihat tiga orang yang sedang memaksa keluar sepeda motornya,” kata Kepala Desa (Kades) Tanjung Pasir, Supriyadi.

Tidak ingin sepeda motor kesayangannya hilang, dengan spontan, Supran langsung berteriak maling dan meminta pertolongan warga. Mendengar teriakan tersebut, ketiga pelaku pun langsung mengambil langkah seribu untuk menyelamatkan diri.

Ternyata ketiga pelaku ini, masih penasaran dengan aksinya yang gagal. Satu jam kemudian atau sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) ini, kembali mengulangi aksinya.

Kali ini, mereka mendatangi kediaman Sali di desa yang sama. Sama seperti aksi pertama, aksi kedua kawanan itu pun ketahuan. Korban pun berteriak minta tolong, sehingga warga yang sudah waspada paska kejadian pertama, langsung berhamburan keluar rumah untuk mengejar kawanan pelaku.

Saat dikejar warga, sial bagi Ujok. Dia tercebur di areal persawahan yang ada di desa tersebut. Karena tercebur, warga dengan mudah meringkus dan menghakiminya. Senjata tajam (sajam) yang dibawa warga, langsung menghujami Ujok.

Akibatnya, Ujok tewas di lokasi kejadian akibat luka bacok di pundak, leher dan betis. “Dia (Ujok), sempat dibawa oleh warga ke Puskesmas Pengumbuk. Namun nyawanya sudah tidak tertolong,” terangnya.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Rantau Bayur, AKP Tulus Julianto ketika di konfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Korban tewas di lokasi kejadian, akibat dihakimi massa. Saat ini, jenazah korban sudah diambil keluarganya. Sementara untuk rekannya, yang berhasil kabur dari kejaran massa, saat ini masih dalam pengejaran anggota kita,” tukasnya.

 

TEKS            : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster