Parpol Dilarang Lakukan Konvoi

 230 total views,  2 views today

MUARA ENIM – Guna menghindari gesekan antar pendukung, partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), dilarang melakukan konvoi kendaraan, baik sebelum maupun sesudah melakukan kampanye.

Larangan ini menurut Ketua  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muaraenim, Rohani sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 tahun 2013.  Dalam regulasi itu menurut Rohani, diterangkan bahwa massa yang menghadiri kampanye rapat umum, tidak diijinkan menggunakan kendaraan bermotor secara rombongan/berkonvoi menggunakan kendaraan bak terbuka (melanggar lalu lintas), atau melakukan perbuatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Larangan ini diterapkan, karena dikuatirkan akan terjadi gesekan antar pendukung parpol. Gesekan-gesekan ini, bisa memantik kericuhan massa. Bila itu dilakukan, maka parpol yang massa nya melakukan konvoi,  akan dikenakanan sanksi administrasi,” kata Rohani, Jumat (21/3).

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Muaraenim, Budi Harianto menambahkan, jika ada massa pendukung salah satu parpol yang melakukan konvoi baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan kampanye, maka Panwaslu akan mencatat itu sebagai pelanggaran yang dilakukan parpol.

Panwaslu terangnya, akan merekomendasikan pelanggaran itu ke KPU. KPU lah kemudian jelasnya, yang akan memberikan sanksi. “Teknisnya, Panwaslu akan melayangkan surat ke parpol. Untuk sanksi nya, itu kewenangan KPU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPC PKS Muaraenim, Kuyung Rizal mengaku pihaknya telah mendapat izin dari pihak kepolisian, untuk melakukan konvoi. Dimana terang dia, dalam roadshow tersebut nantinya, akan memperkenalkan PKS kepada masyarakat luas.

Rencananya terang Rizal, PKS akan memanfaatkan jadwal kampanye dengan mengelilingi Kota Muaraenim hingga ke Kecamatan Gunung Megang. “Itu kita laksanakan hari ini, ini adalah cara kita untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat,” jelasnya.

Kalau KPU dan Panwaslu menganggap apa yang dilakukan PKS itu pelanggaran, tentunya sebut Rizal, PKS merasa dirugikan.  “Sekarang kan masa kampanye, kenapa harus dilarang. Tetapi, kami tetap melakukan konvoi tersebut,” tukasnya.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster