Tunggakan Plat Capat 10 Ribu Lebih

 386 total views,  2 views today

Ilustrasi Penjual Plat Nomor Kendaraan | Net

Ilustrasi Penjual Plat Nomor Kendaraan | Net

MUARAENIM – Jumlah tunggakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang biasa disebut plat di Kabupaten Muaraenim, mencapai 10 ribu keping lebih.Tunggakan tersebut, terdiri dari kendaraan roda dua atau sepeda motor sebanyak 8868 keping, seta kendaraan roda empat atau mobil sebanyak 1.457 keping.  Jumlah tunggakan tersebut merupakan plat atau untuk TNKB umum atau hitam.

Kasat Lantas Polres Muarenim, AKP Tomi Bambang mengatakan, jumlah tersebut merupakan data terakhir pada pihaknya. Selain untuk plat hitam, tunggakan tersebut juga ada untuk plat merah atau kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muaraenim.

Jumlah untuk plat dinas atau plat merah yang nunggak menurutnya, mencapai 209 keping. Sementara untuk plat kuning jumlah tunggakan diketahui sebanyak 158 keping. “Itu data terakhir kita, yang terbanyak adalah untuk kendaraan bermotor karena sudah hampir mencapai 9000 lembar, dan untuk mobil sudah lebih dari 1000 keping,” katanya, Kamis (20/3).

Sebagai solusi, untuk kendaraan yang sudah habis masa berlaku TNKB dan sudah membayar pajak serta pembaruan STNK pemilik, masih diperkenankan untuk menggunakan plat lama. Sementara untuk kendaraan baru yang sudah memiliki STNK dan lembaran pajaknya, pihaknya memberikan surat keterangan atau rekomendasi yang disatukan dengan lembaran STNK.

Sehingga pengendara tidak perlu merasa was-was, akan kena tilang karena belum memiliki plat. “Yang penting surat menyurat lengkap dan kelengkapan berkendara juga lengkap,” ucapnya.

Pihaknya pun sudah mengingatkan kepada anggota dilapangan untuk tidak melakukan tilang dengan alasan plat belum diganti, atau belum menggunakan plat. Ia belum bisa memastikan kapan plat tersebut akan tiba, karena pihaknya menunggu kiriman pencetakan plat dari pusat. “Jadi kita menunggu saja, karena memang dikirim dari pusat,”jelasnya.

Sementara menurut Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Muaraenim, Sanderson Syafei sangat menyayangkan tingginya angka tunggakan plat TNKB tersebut. Apalagi menurutnya jumlahnya sudah mencapai belasan ribu. “Kita sangat menyayangkan itu, karena mendapatkan nomor plat TNKB itu adalah hak kita, dan kewajiban kita adalah membayar pajak,”jelasnya.

Ia meminta pihak kepolisian, harus konsekuen dengan kondisi tersebut. Jangan sampai menurutnya hal tersebut menjadi ajang dari oknum personel lantas yang “nakal” dengan mencari keuntungan sendiri. Dalam artian,masih memaksakan diri untuk melakukan penilangan dengan alasan plat yang digunakan adalah plat lama. “Kalau memang sudah ada rekomendasi seperti itu, harus konsekuen, karena kesalahan bukan pada pengendara atau pemilik kendaraan,” tukasnya.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster