Tiga Bulan Guru Honorer Belum Gajian

 319 total views,  2 views today

BANYUASIN – Menyedihkan, begitu kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi guru tenaga honorer di Kabupaten Banyuasin. Bagaimana tidak, sudah tiga bulan terakhir sebagian guru honorer di Banyuasin, belum juga mendapatkan gaji atas jerih payah mereka.

“Kemarin ada salah satu tetangga saya yang bekerja sebagai guru PHL, yang bercerita kalau ia belum menerima gaji dan terpaksa pinjam uang dulu buat ongkos baru bisa berangkat kerja untuk mengajar,” kata Arianto, tokoh  masyarakat Pangkalan Balai saat dibincangi di kediamannya, Kamis (20/3).

“Bagaimana mereka bisa semangat mengajar, kalau gajinya sudah tiga bulan belum diterima. Masa mereka harus pinjam dulu, baru bisa mengajar,” cetusnya.

Salah seorang guru honorer yang mengajar di salah satu Sekola Dasar Negeri (SDN) di Pangkalai Balai, yang tidak mau disebutkan namanya, membenarkan hal itu. Ia mengaku, sudah tiga bulan belum mendapatkan hasil jerih payahnya. “Sudah tiga bulan, entah kapan dibayarnya. Mau bagaimana lagi, ya pasrah saja,” ucapnya.

Untuk bisa tetap menjalankan tugasnya, sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, wanita berjilbab ini mengaku tidak jarang ia harus meminjam uang dahulu. “”Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, ya kadang harus berhutang di toko,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin, Merki Bakri yang dikonfirmasi melalui stafnya, Armunadi, membenarkan hal tersebut. Ia mengakui, masih banyak guru honorer yang pembayaran gajinya tertunda.

Hal tu menurutnya, dipengaruhi  belum ada keputusan pasti tentang kelulusan tenaga honorer katagori dua (K2).  “Gaji guru THL saat ini, memang ditunda sampai menunggu keputusan pasti tentang kelulusan honorer K2,″ jelas Armunadi.

Hal itu terangnya dilakukan, karena dikuatirkan ada guru THL yang lolos dalam dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Kalau sudah ada kepastian, berapa banyak guru honorer tersebut, yang tidak lulus dalam seleksi CPNS K2 barulah bisa diketahui berapa total gaji untuk guru honorer, yang akan dibayarkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyuasin, H Agusalam yang dibincangi di ruang kerjanya menyebut tertundanya pembayaran gaji guru honorer itu disebabkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banyuasin 2014, belum berjalan.

“Namun ini akan kita pertanyakan ke Disdik Banyuasin, mereka kita minta untuk mencarikan jalan keluar terkait persoalan ini. Pemkab Banyuasin, harus menanggulangi persoalan ini secepatnya,” tukasnya.

 

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster