Tiga Anggota Sat Pol PP OKI Pesta Sabu

 218 total views,  4 views today

KAYUAGUNG – Seusai menjalankan tugasnya menertibkan alat peraga kampanye di sepanjang jalan protokol Kayuagung. Ketiga anggota Sat Pol PP Kabupaten OKI, tertangkap tangan aparat kepolisian saat asyik menggelar pesta sabu, di sebuah rumah warga di Kelurahan Kutaraya, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (19/3). Mereka adalah Afandri (45), yang menjabat Kasubad Tata Usaha, Abu Roni (38) dan Hamid (38).

Akibat ulah ketiganya yang memalukan tersebut, pihak Satnarkoba Polres OKI, pimpinan AKP Priyanto, menggelandang mereka yang saat itu masih berpakaian seragam kerja ke Mapolres OKI. untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari tangan ketiganya polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah bong dari botol larutan penyegar, sisa paket sabu senilai Rp 200 ribu yang tersimpan dalam rokok sampurna.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rahmat didampingi Kasat Narkoba, AKP Priyanto kepada wartawan mengatakan, ketiganya merupakan target operasi (TO) karena sudah lama menjadi buruan petugas namun belum cukup bukti untuk menangkapnya.

“Sebenarnya oknum Pol PP itu bersama dua orang rekannya sudah lama  jadi TO kita, karena tak  cukup bukti kita biarkan dulu,” kata Priyanto.

Mendapat informasi yang akurat, selanjutnya dilakukan pengintaian  berujung peangkapan di lokasi tempat ketiganya sedang asik pesta sabu.

“Ketiganya mengaku sebelum digrebek lebih dulu menghisa sabu,”  katanya.

Sementara tersangka Afandri kepada sejumah wartawan mengakui dirinya bersama rekannya baru saja mengkonsumsi sabu-sabu dan digrebek saat asik pesta sabu.

“Baru dua kali ngisap pak sudah ditangkap. Aku nih melok-melok bae pak,” kata Afandri.

Begitupun kedua rekannya Abu Godek dan Hamid, keduanya mengaku baru dua kali menghisap sabu sebelum digrebek.

“Kami juga pak baru dua kali,” kata Godek dan Hamid tertunduk. Kasat Pol PP Kabupaten OKI, Pratama Suryadi mengakui jika Afandri merupakan anggota Sat Pol PP Kabupaten OKI dan menjabat sebagai Kasubag TU.

“Jabatannya Kasubag TU. Yang jelas institusi Pol PP itu tidak bersalah dan itu hanya oknum,” katanya.

Pratama mengaku akan segera melaporkan kejadian ini kepada Bupati OKI sebagai kepala daerah.

 

TEKS : DONI AFRIANSYAH

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster