Cegah Narkoba, PKK Kabupaten PALI Gandeng BNN

TP PKK PALI dan BNN saat memberikan penjelasan terkait bahaya narkoba.

TP PKK PALI dan BNN saat memberikan penjelasan terkait bahaya narkoba.

PALI – Kegiatan PKK biasanya hanya terfokus pada kegiatan ibu-ibu rumah tangga seperti memasak, kesehatan ibu-anak dan lain-lain. Namun, Tim Penggerak PKK Kabupaten PALI memberikan terobosan baru dengan memberikan pencerahan kepada para remaja dan anak sekolah dengan melakukan kampanye akan bahaya narkoba.

Kegiatan ini bukan sekedar seremoni biasa. Terbukti, kegiatan ini diadakan diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten PALI. Seluruh siswa SLTP dan SLTA dilibatkan untuk mengikuti kampanye bahaya narkoba ini.

Dimulai dari kecamatan Penukal Utara pada selasa lalu, kini kecamatan Penukal mendapat giliran selanjutnya.

Mengambil tempat di Gedung Serba Guna Desa Babat Kecamatan Penukal, kamis (20/3) selama sehari penuh, dipimpin langsung Ketua PKK Pali, Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo, TP PKK Kabupaten PALI menggelar kampanye yang diikuti 200 siswa dan remaja.

Sebagai pemateri yakni Achmad Junaidi dari Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Prabumulih dan dr Hj Eni Zatila MKM, Kepala Dinkes Kabupaten PALI.

Tidak seperti acara penyuluhan lainnya yang digelar secara monoton dan membosankan, acara yang dihelat PKK Kabupaten PALI ini justru berlangsung meriah. Karena dikemas secara menarik sehingga peserta yang sebagian besar pelajar tetap setia mengikuti.

Para pemateri menyampaikan materi secara komunikatif. Selain menggunakan slide, juga dilakukan pemutaran video dan drama pendek.

Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo mengatakan, acara penyuluhan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten PALI. “Bukan hanya ibu-ibu saja yang menjadi sasaran pemberdayaan kita, anak remaja yang merupakan bagian dari keluarga dan masa depan PALI juga menjadi sasaran pemberdayaan. Narkoba adalah salah satu musuh utama masyarakat yang dapat merusak keluarga ingin kita cegah. Kita pagari anak-anak kita dari bahaya narkoba ini. Jangan sampai masuk ke dalam keluarga kita. Caranya, dengan memberikan pengetahuan kenapa narkoba berbahaya dan harus dihindari,” ujar sarjana pertanian Universitas Sriwijaya ini.

Hal ini diamini oleh penjabat Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM. Menurutnya, remaja PALI adalah sandaran masa depan kabupaten yang baru dimekarkan. Akan sangat miris, bila anak mudanya kecanduan narkoba atau minuman keras.

“Kita ingin anak-anak kita dapat sekolah lebih tinggi, kedepannya kita akan membuka kesempatan untuk membiayai anak-anak kita agar sekolah lebih tinggi sampai ke luar negeri. Semua itu akan percuma bila anak-anak kita kecanduan narkoba,” jelas Heri Amalindo.

 

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah






Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com