Caleg Hanura Berstatus Terdakwa

 287 total views,  4 views today

– Diduga Korupsi Dana Bangun

BATURAJA – Satu lagi, calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April mendatang, tersandung kasus hukum. Kali ini adalah Isnov Sulmasi (54), warga Sukamaju, Desa Batuputih, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Caleg dari Partai Hanura dengan nomor urut 10, yang bertarung di daerah pemilihan (dapil) OKU IV (Peninjauan dan Sinar Peninjauan) itu, kini statusnya sudah menjadi terdakwa. “Berkas perkaranya sudah dilimpahkan. Kita juga sudah menunjuk empat orang jaksa, untuk menangani kasus ini,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja, Sugeng Sumarno melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), A Halim, Kamis (20/3).

Empat jaksa dimaksud yakni Riki Ramahdan, Depati Herlambang, Johan Ciptadi dan A Halim sendiri. “Kita harapkan awal April, kasus ini sudah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam berkas dakwan yang sudah disampaikan ke Pengadilan Tipikor Palembang, Isnov Sulmasi di jerat dengan pasal 2 ayat (1), pasal 3 dan pasal 8 Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman hukumannya, minimal satu tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” tukasnya.

Sebagai informasi, Isnov Sulmasi sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU. Saat jabatannya tersebut, desa yang dipimpinnya mendapatkan dana bangub 2011-2013 sebesar Rp 150 juta. Diduga penggunaan dana bangub tersebut, tidak sesuai peruntukannya.

 

TEKS           : MUSLIM

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster