Potensi Caleg Stres

 119 total views,  2 views today

TAHAPAN demi tahapan Pemilu Legislatif terus berjalan dan saat ini telah memasuki masa kampanye. Hingga waktunya nanti sampai pemungutan suara 9 April mendatang. Berkaitan dengan itu Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al-Jufri mengimbau seluruh daerah khususnya rumah sakit agar menyediakan tempat ekstra untuk perawatan calon anggota legislatif (caleg) yang kalah dalam Pemilihan Legislatif 2014 ini. Sebab pada kenyataannya jumlah orang stres setiap tahunnya bertambah di Indonesia.

Tetapi kementerian social tidak mempunyai dana yang kongkrit. Bukan hanya menteri, kita yang berada di daerah juga memprediksi jumlah caleg stres usai pileg ini akan cukup banyak khususnya mereka yang kalah. Oleh karena itu banyak pihak harus berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah maupun rumah sakit agar menyediakan tempat khusus untuk caleg yang stres. Kita mengharapkan Kemensos RI dapat menangani orang stres yang sudah menjalani rehabilitasi medis kejiwaan.

Untuk itu kita mengharapkan Kemensos memberikan dukungan meskipun tidak mampu memberikan obat ataupun fasilitas medis lainnya khususnya untuk caleg stress. Meski demikian kita harapkan Kemensos sejak dini sudah melakukan antisipasi jika ada jumlah caleg stres membludak seperti menyiapkan ranjang dan tempat untuk perawatannya. Sehingga, jika ada caleg stres tidak perlu khawatir karena rumah sakit di seluruh Indonesia sudah menyiapkan segala sesuatunya baik rumah sakit milik daerah maupun swasta. Sebaiknya tidak hanya untuk caleg stres saja, tetapi untuk warga umumnya juga disediakan tempat untuk perawatannya.

Pada kenyataan kita melihat tempat rehabilitasi kejiwaan saat ini sudah penuh namun bukan berarti mereka tidak diperhatikan. Kita mengetahui untuk tempat perawatan mereka yang sakit kejiwaannya tidak perlu hanya gedung saja, tetapi bisa dibangun rumah-rumah asalkan fasilitasnya memenuhi standar dan layak untuk ditinggali walaupun terbuat dari bahan yang sederhana. Jadi tidak ada alasan lagi tidak ada tempat, lantas harus menunggu tahun depan atau tahun anggaran baru.

Banyaknya caleg yang stress itu karena mereka telah mengorbankan banyak keuangan dan hal-hal yang harus mereka persiapkan dalam pencalonan tersebut. Oleh karena itu ketika tidak terpilih tidak mustahil mereka akan menghdapi kegoncangan ekonomi pendapatan dan lainnya sehingga bukan tidak mungkin kejiwaannya juga goncang, Dengan adanya rehabilitasi tersebut maka mereka yang menderita stress akan tertolong. Semoga demikian.

(Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster