3.670 Petugas Linmas Diterjunkan

 227 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Sebanyak 3.670 orang petugas perlindungan masyarakat (Linmas) siap membantu pengamanan pemilihan legislatif di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI pada 9 April 2014 mendatang.

“Kami berharap petugas Linmas bekerja dengan baik untuk menyukseskan pemilihan legislatif yang kondusif, aman, dan damai,” kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Drs Fachrurrozi AW, M.Si, didampingi oleh Kabid Linmas, Hermanto D, Rabu (19/3)

Katanya, para petugas Linmas akan disebar di 1.835 tempat pemungutan suara (TPS) meliputi dari 321 desa/kelurahan pada 18 kecamatan, petugas Linmas TPS sendiri akan ditempatkan sebanyak dua orang di masing-masing TPS,” katanya.

Linmas sendiri terbagi menjadi beberapa bagian, Linmas desa, kecamatan dan kabupaten bertugas mengamankan wilayah pemilihan diwilayah masing-masing pada hari pemilihan dari jam 7 sampai dengan selesai, lain halnya dengan Linmas TPS, bertugas mengawal sampai dengan ke PPS kecamatan.

“Untuk jumlah Linmas kabupaten berjumlah 84 orang, Linmas kecamatan berjumlah 432, Linmas desa berjumlah 1926, jadi jumlah keseluruhan 2442 orang,” katanya lain dengan Linmas TPS tadi.

Lanjutnya, kehadiran Linmas penting untuk membantu aparat kepolisian agar pelaksanaan pemilu legislatif berjalan tertib, lancar dan aman.

Apalagi, aparat kepolisian relatif terbatas sehingga peran Linmas  dibutuhkan untuk keamanan di TPS.

“Kami berharap petugas Linmas bisa mengatasi permasalahan yang ada di lapangan saat pencoblosan surat suara di TPS,” katanya.

Ia mengatakan, para anggota Linmas ini sebelumnya sudah mendapatkan pembekalan tentang tata cara pengamanan pelaksanaan pemilu yang baik dan benar.

Karena itu, petugas Linmas di lapangan diyakini bisa mengatasi permasalahan sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan terjadi konflik.

Anggota Linmas yang bertugas secara sukarela meski honornya belum jelas diyakini dapat melaksanakan pengamanan pemilu dengan baik.

“Sebab saat ¬†pemilihan kepala daerah, situasinya juga kondusif tanpa terjadi gangguan keamanan. Kami meminta pemilu legislatif berjalan damai tanpa aksi anarkis yang bisa merugikan masyarakat,” katanya.

Disebutkannya, selama ini para anggota Linmas di Kabupaten OKI cukup membantu pelaksanaan pemilu karena mereka di bagian terdepan untuk mengatasi permasalahan di lapangan.

Mereka akan mengedepankan dengan cara damai dan musyawarah agar pesta demokrasi ini tidak menimbulkan aksi anarki atau tindakan kekerasan.

“Kami meminta petugas Linmas bisa menciptakan kondisi damai, aman, dan kondusif,” ujar Fachrurrozi.

Sementara itu, sejumlah anggota Linmas di Kecamatan SP Padang menyatakan bahwa pihaknya optimistis pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April mendatang berjalan aman dan lancar.

Namun demikian, mereka berharap, anggota Linmas lebih mendapat perhatian dari kepolisian dan kecamatan, terutama masalah honor. Sebab, tugas anggota Linmas dalam membantu kelancaran pemilu juga tidak kalah pentingnya dengan petugas lainnya.

“Kami akan bekerja keras untuk memberikan pelayanan pengamanan pada masyarakat agar pemilu aman dan kondusif,” kata Suandi seorang anggota Linmas, warga Desa Tanjungalai Kecamatan SP Padang.

 

TEKS : DONI AFRIANSYAH

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster