Warga Tanjung Raja Surati PTBA

 124 total views,  2 views today

– Ancam Demo Jika tidak Ada Penyelesaian

MUARAENIM – Warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim melayangkan surat ke PT Bukit Asam (BA), terkait aksi pengancaman menggunakan senjata jenis airshoft gun yang dilakukan Manajer Security PT BA, Iskandar Zulkarnain terhadap Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja A Halik dan Ketua Ikatan Pemuda-Pemudi Tanjung Raja, Siswanto.

Surat tersebut, berisikan desakan  agar PT BA ikut bertanggungjawab dengan aksi ala koboi yang dilakukan Iskandar tersebut. Warga dibuat kesal, dengan kesan lepas tangan dan tidak etikad baik dari perusahaan plat merah itu, untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Manajemen PT BA terkesan tidak ada etikad baik, untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik bahkan terkesan masa bodoh. Padahal kasus ini, bisa menjadi bom waktu yang dapat merugikan kedua belah pihak jika tidak segera diselesaikan dengan baik,” kata Aksanul Fathoni, salah satu tokoh pemuda Desa Tanjung Raja ketika dibincangi, Selasa (18/3).

Harusnya terang dia, manajemen PT BA bersikap tegas dan menunjukkan etikad baik kepada warga Desa Tanjung Raja, yang merasa telah dipermalukan dan dihina dengan tindakan bak preman yang ditunjukkan Iskandar Zulkarnain terhadap kades mereka.

“Jika tidak ada penyelesaian terbaik, maka kita akan lakukan aksi demo. Selama ini kita terus meredam amarah dan menahan untuk diri agar ada etikad baik dari PT BA untuk meminta maaf secara langsung,” jelasnya.

Warga sendiri terang Aksanul, tidak menuntut macam-macam. Hanya meminta manajemen PT BA untuk bertemu secara langsung dengan perwakilan warga seperti pemerintahan desa, tokoh pemuda, tokoh adat, dan tokoh agama yang ada di Desa Tanjung Raja. Tujuannya terang dia, tidak lain agar ada pernyataan minta maaf secara langsung dari manajemen PT BA terhadap tindakan yang dilakukan Manajer Security PT BA tersebut.

Warga juga terangnya, mendesak Manajer Security PT BA untuk dipecat karena ulahnya itu secara tidak langsung sudah mencoreng nama PT BA sendiri yang ingin mewujudkan PT BA Emas, dan bersinergi dengan masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.

“Warga juga meminta manajemen PT BA, untuk mengutamakan warga di ring satu PT BA untuk dapat bekerja sebagai tenaga outsourcing di perusahaan tersebut, sesuai dengan syarat dan kriteria yang diinginkan seperti tenaga security yang akan direkrut PT BA,” ucapnya.

Hal yang sama diungkapkan salah satu staf Pemerintahan Desa Tanjung Raja, Evi Yanuar. Ia berharap persoalan tersebut, bisa diselesaikan dengan baik.”PT BA, harus bertanggungjawab karena insiden pengancaman yang dilakukan salah satu manajer nya itu sebab terjadi di kantor security PT BA,” tukasnya.

 

TEKS             : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster