Sopir Angkot Nyambil Jual Sabu

 168 total views,  2 views today

– Sabu Senilai Rp 10 Juta Diamankan

PALEMBANG –Tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis sabu, Alex Candra (29), yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Angkutan Kota (Angkot),  jurusan Ampera-Lembang, ditangkap petugas Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, Senin (17/3).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini warga Jalan M Yusuf Zen, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang ini, diamankan  di Mapolda Sumsel. Dari tangan Alex, petugas menyita dua paket sabu seharga Rp 10 juta.

Sesaat sebelum diamankan, petugas sempat kesulitan mencari keberadaan dua paket sabu di rumah Alex, lantaran Alex menyembunyikan barang haram tersebut.

Namun, begitu seisi rumah digerebek, dua paket sabu yang berukuran sedang itu akhirnya berhasil ditemukan di kamar mandi. Alex pun tak bisa menghindar dan hanya diam saja saat dibawa ke kantor polisi.

Diakui Alex, dirinya mengedarkan sabu itu. Ia membeli sabu dari A (DPO), yang tinggal di kawasan 13 Ilir Palembang. “Harganya macam-macam, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per paket. Satu kali transaksi bisa untuk Rp 1,5 juta,” kata Alex, Selasa (18/3).

Dijelaskan Alex, saat menjualkan sabu, terkadang pembeli yang langsung mendatangi kediamannya. Selain itu, Alex terkadang menemui pelanggan di luar setekah berjanjian melalui ponsel.

Masih kata Alex, dirinya sudah tiga bulan menjalani bisnis sabu. Untuk membeli sabu dari A, ia mulanya menghubungi A melalui ponsel.

Nantinya, A mengirim seorang kurir untuk menjumpai Alex secara langsung. “Biasanya janjian ketemu di Talang Keramat. Kita janjian malam hari,” kata Alex.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Deddy Setiyo, melalui Kasubdit III, AKBP Imam Anshori, membenarkan penangkapan itu.

Dikatakan Imam, Alex sudah tiga hari diawasi gerak-geriknya setelah sebelumnya banyak masyarakat yang mengatakan Alex sering transaksi sabu di rumah.

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara,” pungkas Imam.

 

Teks  : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 

 

Sopir Angkot Nyambil Jual Sabu

Sabu Senilai Rp 10 Juta Diamankan-

PALEMBANG, KS –

 

Tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis sabu, Alex Candra (29), yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Angkutan Kota (Angkot),  jurusan Ampera-Lembang, ditangkap petugas Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, Senin (17/3).

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini warga Jalan M Yusuf Zen, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang ini, diamankan  di Mapolda Sumsel. Dari tangan Alex, petugas menyita dua paket sabu seharga Rp 10 juta.

 

Sesaat sebelum diamankan, petugas sempat kesulitan mencari keberadaan dua paket sabu di rumah Alex, lantaran Alex menyembunyikan barang haram tersebut.

 

Namun, begitu seisi rumah digerebek, dua paket sabu yang berukuran sedang itu akhirnya berhasil ditemukan di kamar mandi. Alex pun tak bisa menghindar dan hanya diam saja saat dibawa ke kantor polisi.

 

Diakui Alex, dirinya mengedarkan sabu itu. Ia membeli sabu dari A (DPO), yang tinggal di kawasan 13 Ilir Palembang. “Harganya macam-macam, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per paket. Satu kali transaksi bisa untuk Rp 1,5 juta,” kata Alex, Selasa (18/3).

 

Dijelaskan Alex, saat menjualkan sabu, terkadang pembeli yang langsung mendatangi kediamannya. Selain itu, Alex terkadang menemui pelanggan di luar setekah berjanjian melalui ponsel.

 

Masih kata Alex, dirinya sudah tiga bulan menjalani bisnis sabu. Untuk membeli sabu dari A, ia mulanya menghubungi A melalui ponsel.

 

Nantinya, A mengirim seorang kurir untuk menjumpai Alex secara langsung. “Biasanya janjian ketemu di Talang Keramat. Kita janjian malam hari,” kata Alex.

 

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Deddy Setiyo, melalui Kasubdit III, AKBP Imam Anshori, membenarkan penangkapan itu.

 

Dikatakan Imam, Alex sudah tiga hari diawasi gerak-geriknya setelah sebelumnya banyak masyarakat yang mengatakan Alex sering transaksi sabu di rumah.

 

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara,” pungkas Imam.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster