Pulau Bangka Tujuan Penyelundupan BBM Ilegal

 189 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Pol Airud) Polda Sumatera Selatan (sumsel), mencatat, sepanjang tahun 2013 berhasil mengamankan dugaan pencurian minyak mentah sebanyak lima kasus.

Dari lima kasus tersebut, jumlah keseluruhan Minyak yang diamankan mencapai lebih kurang 40 ton.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktorat Polair Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Omat, melalui Kasubdit Gakkum Direktorat Polair Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi  (AKBP) Denny Haryadi saat di temui di Polair Polda Sumsel, Selasa (18/3).

“Tahun 2013 lalu kita berhasil mengagalkan 5 kasus pengagkutan minyak secara ilegal, hal ini di karenakan pengagkutan tersebut tidak di sertai dengan surat izin pengagkutan dan kesemua BBM yang disita semuanya akan diselundupkan ke Pulau Bangka,” kata Denny.

Ia menambahkan,  dari lima kasus tersebut semuanya sudah di proses secara hukum yang berlaku, bahkan sudah 4 kasus yang dinyatakan P-21 (selesai) oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati), sumsel, sementara satu kasus masih P 18.

“Baru ada 4 kasus yang dinyatakan P21, sementara yang satu kasus masih P18, sekarang masih kami upayakan untuk melengkapai berkas-berkas hingga bisa dinyatakan P21,” ujar Denny.

Masih kata Denny untuk tahun ini (2014) bari ada satu kasus yang ditangani, dan masih dalam pengembangan.

Maka dari itu, lanjut Denny jika masyarakat menemui kecurigaan tentang adanya mencurian minyak diharapakan segera melaporkan kepada penegak hukum agar bisa ditindak lanjuti.

“Kami berharap masyarakat bisa berperan aktiv dalam pengagalan pencurian minyak tersebut, kami pastiakan melakukan tindak lanjut jika ada informasi tersebut, bahkan kasusu-kasus lain mengenai pelanggaran hukum,” tandas Denny.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster