Penambang Tewas Tertimbun Batu Gunung

 197 total views,  2 views today

PAGARALAM – Nasib buruk dialami Piki Haryanto  (18) warga Dusun Langor, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara,  tewas tertimpa langsoran batu gunung di perbukitan Dusun Janang, Senin (17/3) pukul 15.00 WIB.

Evakuasi korban berlangsung sekitar tiga jam, mengingat tumpukan bebatuan yang menimbun korban cukup besar mencapai ratusan kilogram. Sementara  Tempat Kejadian Perkara (TKP) merupkan lubang yang membentuk terowongan sedalam tiga meter dengan lebar sekitar  7 meter. Kondisi korban mengalami luka robek  pada bagian kepala dan dada bagian kiri.

“Ketika ditemukan, kondisi korban sudah tertimpa batu gunung seberat sekitar 100 kg tepat di bagian kepala dan dada, hingga luka cukup parah. Korban  tewas seketika karena tumpurung kepala pecah dan dada luka robek,” kata  Muhyar salah seorang warga yang turut serta melakukan evakuasi saat dijumpai Harian Umum Kabar Sumatera, Selasa (18/3).

Menurutnya,  proses evakuasi  membutuhkan waktu  sekitar tiga jam lebih karena terkendala mengangkat batu yang cukup besar tepat berada di kepala dan dada korban.

“Kendati demikian, batu besar yang menimpa tubuh korban berhasil digeser  dengan menggunakan mobil derek,” jelasnya.

Ujar Muhyar, korban memang sudah sering mengambil batu gunung untuk bahan bangunan,  sementara lokasi tempat pengambilan batu tersebut  sudah membentuk seperti terowongan sedalam 3 meter lebar 7 meter.

Terpisah, Camat Dempo Utara Bahrul Hidayat mengatakan, lokasi kejadian untuk saat ini ditutup dan tidak boleh lagi dijadikan lokasi pengambilan batu.

“Korban mengalami luka cukup parah pada  bagian kepala dan dada. Evakuasi koprban berhasil dilakukan setelah menggunakan alat Derek,”  ujarnya.

Lanjutnya, memang kondisi lokasi yang ada  banyak dijumpai  bebatuan yang sudah menggantung akibat  terlalu sering dikeruk warga sekitar hingga membentuk sebuah terowongan dan mudah runtuh hingga memakan korban satu meninggal terangnya seraya berkata semoga pihak keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar dalam menjalani cobaan ini.

 

TEKS   : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster