Gerindra Anggap Jokowi Bukan Ancaman

 159 total views,  2 views today

gerindra

PALEMBANG – Pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden (Capres) oleh PDI Perjuangan, dianggap bukanlah ancaman bagi Partai Gerindra Sumsel. Ini ditegaskan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel, Novran Marjani.

Menurut Novran, Jokowi tidaklah menakutkan bagi Gerindra. Masyarakat saat ini menurutnya, hanya eforia. Ia yakin, eforia itu akan hilang dengan sendirinya. “Sebenarnya masyarakat menginginkan pemimpin yang bisa membawa bangsa ini, bisa berdiri di kaki sendiri, dihargai bangsa lain dan pemimpin yang tegas,” kata Novran yang dibincangi usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Selasa (18/3).

Novran menyebut, masyarakat Indonesia khususnya Sumsel juga menginginkan pemimpin yang bisa melindungi rakyatnya bukan pemimpin yang tunduk dengan negara asing atau pemimpin yang menjadi boneka saja. Tipe pemimpin seperti itu sebut Novran, ada pada Prabowo Subianto.

Keputusan PDI Perjuangan yang memutuskan mengusung Jokowi, di detik-detik akhir menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), diyakininya juga tidak akan menggerus suara Partai Gerindra.

“Memang Jokowi bisa menarik simpati pemilih pemula dan pemilih mengambang, namun kita yakin bisa merebut suara dari pemilih pemuda dan mengambang tersebut. Apalagi calon anggota legislatif (caleg) kita, bukanlah caleg sembarangan. Mereka adalah caleg-caleg, yang memang mempunyai basis massa bukan caleg dari pusat yang dikirim ke daerah,” tegas Novran.

Anggota DPRD Sumsel ini yakin, Partai Gerindra bisa meraup banyak suara masyarakat saat pemungutan suara, 9 April mendatang. “Kita punya strategi untuk itu, kita yakin bisa merebut 20 persen suara. Bahkan hasil survei dari lembaga survei asal Inggris menyebutkan, elektabilitas Gerindra saat ini sudah mencapai 23 persen. Untuk Sumsel sendiri, kita optimis bisa di urutan kedua atau ketiga partai pemenang pemilu,” tegasnya.

Mengenai kampanye, Novran menyebut,  sesuai dengan jadwal “jatah” Partai Gerindra untuk menggelar kampanye terbuka di Sumsel pada 20 Maret di dapil Sumsel I dan 1 April di dapil Sumsel II. “Kemungkinan kita hanya menggunakan kesempatan pada 1 April, dengan menghadirkan sejumlah juru kampanye (jurkam) nasional seperti Fadli Zon, Permadi, dan Hashim Djojohadikusumo. Sementara Ketua Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto tidak bisa hadir,” tukasnya.

 

TEKS             : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster