Waspada, Penipuan di Transmusi

 203 total views,  2 views today

 

PALEMBANG – Pelanggan Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi yang biasa menggunakan jasa transportasi tersebut, dengan sistem pembayaran melalui smard card, harus lebih waspada saat mengisi saldo smard card.

Pasalnya, sudah banyak penumpang Transmusi yang tertipu dalam pengisian saldo smard card tersebut. Informasi yang dihimpun, penipuan tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum pramugara Transmusi yang nakal.

Modusnya, saat penumpang hendak mengisi saldo smard cardnya, maka pramugara tersebut berpura-pura mengisi saldo smard card milik penumpang tersebut. Namun jumlahnya saldo, bukannya bertambah justru yang ada minus.

“Saya sudah beberapa kali tertipu, saldo smard card yang saya isi ternyata kosong. Tentu saja, saya kecewa,” kata Umi Laila, salah satu penumpang Transmusi yang dibincangi, Senin (17/3).

“Saldo kosong tersebut ketahuan pada saat tapping, kartu tidak bisa digunakan karena saldo kosong. Persoalan ini, sudah saya sampaikan melalui sms online yang disediakan PT SP2J. Namun pengaduan itu, tidak aktif lagi,” ungkapnya dengan kecewa.

Hal senada disampaikan Leni.  Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan pengisian saldo pada petugas pengisian saldo yang biasanya berada di Halter Transmusi. Tapi terangnya, walau saldo smard cardnya tersebut, sudah di isi tetap saja tidak bisa digunakan karena saldonya minus.  “PT SP2, harus menindak oknum pegawainya yang nakal. Karena itu merugikan masyarakat sebagai pelanggan,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut Direktur Utama PT SPP2J, Marwan Hasmen mengaku saat ini pihaknya, sedang menyelidiki oknum-oknum nakal tersebut. Ia menerangkan, sudah ada 30 pramugara Transmusi yang diberhentikan karena terkait kasus penipuan tersebut.  “Sudah 30 orang pramugara yang kami berhentikan, pemberhentiannya di dominasi oleh permasalah penipuan terhadap konsumen,” bebernya.

Agar kejadian itu tidak lagi terulang maka terang Marwan, PT SP2J akan kembali menerapkan sistem tiket untuk penumpang Transmusi.  “Wali kota juga sudah meminta untuk mengembalikan pembayaran menggunakan tiket, dan tidak lagi gunakan smart card,” tukasnya.

 

TEKS            : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster