Serobot Lahan, Dirut PT Kencana Damai Dipolisikan

 169 total views,  2 views today

PALEMBANG – Tidak senang lantaran tanah miliknya telah diserobot dan dijadikan kolam retensi perumahan, Nazaruddin (45), warga Jalan Tunas Harapan, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polda Sumsel, Senin (17/3).

Kedatangan Nazarudin ke SPKT Polda Sumsel, guna melaporkan Direktur Utama (Dirut) PT. Kencana Damai yang berinisial Ln, yang diduga telah merusak dua bidang tanah miliknya.

Tak hanya itu, Ln juga dilaporkan sudah membuat kolam retensi serta kanalnya di atas dua bidang tanah yang dimiliki Nazarudi. Ln melakukan itu tanpa seizin Nazarudin.

Dihadapan petugas SPKT Polda Sumsel Nazarudin mengatakan, peristiwa pengrusakan tanah yang dilakukan Ln sudah berlangsung sejak 2011 hingga saat ini.

Adapun dua bidang tanah milik Nazarudin yang dirusak Ln berlokasi di Talang Keramat Banyuasin dengan luas yang berbeda.

“Yang satu seluas 19.529 meter persegi, dan yang satunya 19.527 meter persegi. Seluruhnya saya punya sertifikat hak milik yang kopiannya saya lampirkan pada laporan ini,” kata Nazarudin.

Dilanjutkan Nazarudin, bentuk pengrusakan yang dilakukan Ln adalah dengan menggali tanah menggunakan alat-alat berat semacam eskavator. Bahkan, kini sudah terbangun kolam retensi lengkap dengan kanalnya di dua bidang tanah milik Nazarudin.

Kolam retensi itu berukuran lebar enam meter dengan dalam tujuh meter. “Selain itu, tapal batas juga sudah ia ubah. Limbah dari kolam retensi yang ia bangun juga mencemari lingkungan di sekitar,” kata Nazarudin.

Masih kata Nazarudin, ia sudah pernah membicarakan kejadian ini dengan Ln. Nazarudin bermaksud untuk meminta Ln menghentikan pengerukan tanah dan tidak menganggu lagi dua bidang tanah tersebut. Namun, Ln malah mengaku tanah itu memang miliknya dengan memiliki serifikat hak milik.

“Karena kita merasa tidak ada itikat baik dari dia, maka saya membuat laporan ke polisi. Saya takut, tanah itu nantinya benar-benar dikuasainya,” kata Nazarudin.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, membenarkan kejadian itu. Laporan korban sudah diterima berikut dengan memintai keterangan korban dan saksi.

“Laporan akan kita dalami dan tindak lanjuti. Kita akan berusaha memanggil terlapor untuk dimintai keterangan,” kata Djarod.

 

Teks  : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster