Pengembang Optimis Penjualan Tetap Stabil

 185 total views,  4 views today

PALEMBANG – Pada tahun politik ini banyak kalangan menilai bisnis perumahan tidak secerah tahun-tahun sebelumnya ditambahlagi kebijakan Bank Indonesia yang membatasi orang yang hendak KPR rumah kedua dengan Down Payment (DP) 50% hingga kenaikan suku bunga menjadi 7,5%.

Meski demikian sejumlah Develover atau pengembang mengaku tetap optimis dengan penjualan rumah khususnya di Kota Palembang. “Rumah masih menjadi kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi. Rumah menjadi prioritas utama dan tidak bisa ditunda-tunda lagi,” ungkap Ardiansyah, Manajer PT Sako Indah Gemilang.

Dirinya mengaku, pasar properti untuk perumahannya masih tetap ramai di tahun politik ini. Menurutnya hal tersebut karena rumah yang ditawarkan merupakan kebutuhan utama masyarakat kelas bawah yang menjadi sasaran. “Rumah termasuk kebutuhan masyarakat yang dicari. Itu sebabnya marketnya tetap ada,” katanya, Senin (17/3), kemarin.

Menurutnya, justru menjadi kendala usaha properti adalah perizinan dari pihak perbankan dan pemerintah. Dia mencontohkan, untuk perizinan bangunan di atas setengah hektare butuh pengesahan set plan yang dikenakan retribusi minimal Rp 25 juta.

“Satu rumah dikenakan Rp700 hingga Rp1juta dana pengesahan set plan. Itu berarti kalau ada 50 unit rumah harus membayar Rp 35 juta. Dana itu di luar IMB,” ungkpanya.

Senada diungkapkan Marketing Associate Century 21 Graha, Faisal Fasa. Dia mengatakan, pihaknya sebagai agen properti bahkan berani membuka pameran properti di lantai dasar Palembang Square (PS) Mal mulai kemarin (17/3) hingga 30 Maret mendatang.

Ada empat developer yang bergabung yakni Griya Santosa Jaya, Cipta Group, Kesuma Maju Sejahtera, dan Jayaraya. Di masa pameran ini diberikan promo hingga 20%.

“Tahun politik penjualan stabil saja. Kecuali KPR yang penjualannya tergantung pada suku bunga,” kata Faisal yang ditemui di lokasi pameran.

Di berharap di tahun politik ini untuk penjualan rumah tidak mengalami penurunan, sebab seperti tahun-tahun kemaren penjualan rumah mengalami penurunan cukup draktis.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster