Pelaksanaan UN Harus Kondusif dan Terkendali

 207 total views,  6 views today

Ilst. UN | Net

Ilst. UN | Net

PALEMBANG – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mensosialisasikan ujian nasional (UN), yang diikuti 40 peserta perwakilan dari kabupaten dan kota diruang meeting room dinas pendidikan provinsi sumsel kemarin (17/3).

Bambang Suryadi PhD, staf Profesional Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud mengadakan, kebijakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa ujian nasional (UN)
Pada April mendatang harus kondusif dan terkendali. Karena  belajar pada pelaksaanan UN pada tahun-tahun sebelumnya sering terjadi masalah, baik bocoran jawaban atau dalam segi pegawasannya.

“Makanya kita adakan sosialisasi UN ini agar tidak terjadi permasalahan ditahun sebelumnya, kita melibatkan para kepala dinas setiap kabupaten atau kota yang ada diprovinsi sumatera selatan ini,”Ujarnya. Senin (17/3).

Guna mengantisipasi Ada beberapa titik rawan kebocoran jawaban UN kata dia, pihaknya akan melakukan kontrol mulai dari percetakan hingga kedistribusi atau pengiriman soal disetiap provinsi atau kota.

“Pengirimannya juga akan dikawal ketat oleh pihak kepolisian dan beberapa perguruan tinggi yang ikut dilibatkan dalam UN ini. Oleh sebab itu Pihak percetakan tidak boleh membocorkan soal UN kepada siapa pun, Karena bisa melanggar peraturan hukum dan ditindak pidana sesuai prosedur yang ada,”jelasnya.

Sementara itu, Drs H Yaswardi Msi, kepala Lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) provinsi sumsel yang turut hadir mengatakan, siswa jangan percaya terhadap oknum tertentu, baik itu guru atau yang lain, karena belum tentu soal dan jawaban itu sama, dan mereka jual jawaban bocoran ujian nasional (UN) dengan uang, Itu jangan dipercaya.

Menurutnya, peran LPMP akan mengkoordinasi dan mensupport agar UN tahun 2014 berjalan dengan baik dan terkendali. “Karena fungsi kami koordinasi dari setiap kabupaten atau kota dan satuan pendidikan,”jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Drs Widodo menambahkan, pihaknya mengingatkan kepada para siswa agar belajar dan pergunakan waktunya sebaik mungkin, karena kelulusan UN ini ditentukan siswa sendiri, tidak ditentukan oleh guru dan sekolah. “Saya mengharapkan agar semua siswa sumatera selatan lulus 100 persen dengan hasil sendiri,”ujarnya.

 

TEKS  : ALAM TRIE

EDITOR  : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster