DJP Ancam Blokir Rekening WP

 206 total views,  2 views today

 

Ilst. Pajak Online

Ilst. Pajak Online

PALEMBANG – Direktorat Jenderal Pajak (DJP), mengancam akan memblokir rekening atau aset milik wajib pajak (WP), yang masih menunggak pembayaran pajak nya. Ancaman ini kata Kepala Kantor Wilayah DJP SumselBabel, Jatmika, akan dilakukan jika WP tersebut tidak melunasi tunggakan pajaknya selama 60 hari.

“Ketegasan ini, kita lakukan untuk mengejar target pendapatan pajak mencapai Rp 10,6 miliar. Untuk itu, kita himbau WP segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) nya. Untuk WP pribadi, SPT ini terlahir di laporkan pada 31 Maret sementara instansi pada 30 April,” kata Jatmika yang dibincangi di sela-sela acara Panutan Penyampaian SPT PPh Orang Pribadi 2013 di Kambang Iwak, Minggu (16/3).

Pada tahun ini sambungnya, guna mempermudah proses pelaporan SPT Tahunan PPh, Kanwil DJP Sumsel-Babel menerapkan sistem e-Filing. Ini memungkinkan, WP untuk melaporkan secara elektronik dengan cara yang mudah dan sederhana. “ Jadi bisa daftar dimana saja lewat website www.pajak.go.id,” ujarnya.

Selain itu, upaya sosialisasi dan mekanisme door to door juga dilakukan pihaknya guna menjaring WP dalam rangka mencapai target tersebut. Berkaca dari tahun lalu, target yang ditetapkan hanya tercapai 93 persen. “Kita himbaukan untuk datang dan bayar pajak jika tidak akan kita datangi dan periksa,” tegasnya.

Dibeberkan Jatmika, tak tercapainya target tahun lalu juga lantara faktor pertumbuhan inflasi dan perekonomian yang hanya sebesar 6 persen. Terkait realisasi pajak, berdasarkan data terkahir yang mereka miliki sudah mencapai 15 persen.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman mengatakan, setiap masyarakat memiliki hak dan kewajiban. Nah, salah satu kewajibannya adalah membayar pajak. “Apalagi pada tahun lalu target tak tercapai, jadi semua masyarakat harus menyukseskannya,” tegas Mukti.

Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo menuturkan, pajak merupakan sumber pendapatan negara, jadi siapapun baik PNS maupu pelaku usaha harus memberikan sumbangshin untuk hal ini. “Caranya yakni dengan tidak terlambat membayar dan tertib kepada aturan,” terang dia.

Pasalnya, pajak sangatlah untuk mendorong pembangunan. Bahkan, demi kepentingan masyarakat sendiri. Untuk itu, tak ada alasan untuk tidak membayar pajak. “Intinya adalah dari pajaklah pembangunan dapat dilaksannakan dengan baik,” tukasnya.

 

TEKS             : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster