Kepala BKD OKI ‘Distafkan’

 183 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Mutasi pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) kembali terjadi. Kali ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Zaid Kamal SPd, ‘distafkan’ dari jabatannya dan digantikan Imam Sahuri, yang sebelumnya menjabat sebagai Assisten 1 Setda OKI Bidang Ketataprajaan. Sementara posisi yang ditinggalkan Imam Sahuri kini diisi oleh Listiadi Martin, yang sebelumnya menjabat sebagai staff di Kecamatan Pedamaran Timur.

Pelantikan ketiga pejabat ini dilakukan langsung Bupati OKI, Iskandar SE di ruang kerja bupati, Kamis (12/3) siang. Menurut bupati, mutasi jabatan di jajaran Pemkab OKI merupakan suatu hal yang biasa dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya tidak menghendaki adanya suatu mutasi bila tidak dipandang perlu. Mengapa ini dilakukan, inilah hasil kinerja dari yang bersangkutan baik itu sebagai promosi atau punishment. Ini saya masih meraba dan belum mengetahui siapa yang berpotensi. Ini untuk yang terbaik bagi Pemkab OKI, serta akselerasi pembangunan mengejar ketertinggalan,” ujarnya.

Pelantikan pejabat ini dilakukan untuk kali ketiga setelah dirinya dilantik sebagai Bupati OKI, 15 Januari 2014 lalu.

“Kemarin pejabat BKD OKI yang lama masih mempunyai tugas terkait penerimaan CPNS dan pengangkatan tenaga honorer K-2, namun sekarang tugas itu sudah selesai. Kami berharap pejabat yang baru bisa cepat beradaptasi dan dapat memposisikan dirinya untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Kedepannya, Bupati berharap kepada para pejabat Pemkab OKI untuk dapat meningkatkan kinerja, sebab tugas dan beban berat untuk merealisasikan pembangunan OKI dari desa.

“Kepada kepala SKPD agar dapat saling bahu membahu dan bekerjasama merealisasikan pembangunan OKI dari desa. Terlebih bagi kepala desa yang nantinya akan mengelola dana ADD Rp 1 miliar setiap desa, mereka harus saling berkoordinasi dengan perangkat-perangkatnya untuk membangun desa, jangan sampai nantinya mereka terlena dan menjadi hujatan oleh masyarakatnya sendiri,” tegasnya.

 

TEKS:DONI AFRIANSYAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster