Tambahan APBD Dialokasikan Untuk Masyarakat

 228 total views,  2 views today

PALI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tahun 2013 mendapat tambahan sebesar Rp 100,7 Milyar, setelah Pemkab PALI mendapat kucuran hibah dari Gubernur Sumatera Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Penjabat Bupati PALI, Heri Amalindo saat membuka Konsultasi Publik 2014 di Gedung Pesos Pendopo, Kamis (13/3).

Dalam acara yang digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2015 itu, Heri Amalindo mengungkapkan penambahan itu diambil dari dana hibah APBD Propinsi Sumsel 2014.

Penambahan dana sebanyak Rp 100 Milyar ini akan dialokasikan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat. “Kita mau mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Makanya seluruh dana ini kita alokasikan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat. Ada tiga sektor utama yaitu Infrastruktur Jalan, Pendidikan dan Kesehatan. Selain itu perekonomian rakyat” ujar Heri Amalindo didampingi Ketua Bappeda Drs Gogor Wira Bumi.

Dana tambahan ini, lanjut Heri, tidak akan dialokasikan pada kepentingan pemerintahan seperti perlengkapan, perjalanan dinas dan sebagainya. “Seluruhnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat. Kita akan selesaikan kekurangan dana untuk kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan pada anggaran sebelumnya. Selain itu sekolah-sekolah yang bocor akan kita perbaiki, penambahan ruang kelas dan sebagainya” jelasnya.

“Dari dana tersebut Rp 700 juta diantaranya diminta pemerin propinsi untuk dialokasikan pada peralatan olahraga. Sisanya 100 Milyar diserahkan sepenuhnya kepada kita untuk dibelanjakan apa saja. Kita sudah putuskan untuk dialokasikan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya APBD kabupaten PALI tahun 2013 hanya Rp 307 Milyar, dengan adanya tambahan ini maka APBD 2013 menjadi Rp 407 Milyar.

Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Kuyung Rizal SS, menyambut baik komitmen Pemkab PALI ini. Ia memberikan apresiasi atas kesungguhan Heri Amalindo untuk memperbaiki seluruh jalan yang rusak.

“Dibandingkan dengan kabupaten lain, anggaran 407 Milyar ini memang tergolong kecil. Tapi ingat, PALI hanya terdiri lima kecamatan. Angka ini saya kira sudah mencukupi. Tinggal lagi bagaimana pengalokasiannya. Tadi saya dengar pembangunan infrastruktur jalan mendapat porsi paling besar. Ini bagus untuk pengembangan ekonomi rakyat. Karena jalan adalah urat nadi ekonomi,” jelas ketua DPD PKS Kabupaten Muara Enim ini.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster