Sat Lantas Tindak 500 Pelanggar

 200 total views,  2 views today

MUARAENIM – Kesadaran masyarakat Muaraenim, untuk disiplin dalam berlalu lintas masih rendah. Terbukti, dalam satu minggu terakhir, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim berhasil menindak sebanyak 500 pelanggar.

Kepala Polres Muaraenim, AKBP Mohamad Aris melalui Kepala Satuan (Kasat) Lantas, AKP Bambang Tommy yang ditemui di ruangannya, Kamis (13/3) menyebut,  Polres Muaraenim memang menggencarkan razia dan penertiban terhadap aturan lalu lintas.

Tujuannya sebut Tomy, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas. “Kita ingin para pengendara di Kota Muaraenim, tertib berlalu lintas. Kalau pengendara tertib, mudah-mudahan keamanan di jalan raya bisa terjamin. Hal ini, dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas),” kata Tommy.

Tomy menerangkan, di Muaraenim angka kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Hal itu terangnya, disebabkan rendahnya tingkat kesadaran pengendara mematuhi aturan dalam berlalu lintas.

“Rendahnya kesadaran pengendara untuk mematuhi aturan ini, bisa dilihat dari 500 pelanggaran yang kita tindak. Pelanggaran yang dilakukan umumnya, pemilik kendaraan tidak memiliki surat-surat lengkap kepemilikan kendaraan, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan tidak mengenakan helm,” terang Tommy.

Padahal jelas Tomy, surat kelengkapan kendaraan itu penting. Begitu juga dengan helm, untuk melindungi kepala jika terjadi benturan. Selain itu sambungnya, sering juga pengendara kendaraan bermotor di Muaraenim menjalankan kendaraanya dengan ugal-ugalan.

“Karenanya kita memfokuskan untuk melakukan penertiban, terutama di kawasan tertib lalu lintas seperti di kawasan kantor Pemkab Muaraenim, depan Mapolres, depan GOR maupun pusat perdagangan di Muaraenim.

Kedepan kata Tommy,  Sat Lantas Polres Muaraenim akan mengintensifkan operasi penertiban. Diharapkan nantinya, para pengendara kendaraan bermotor akan semakin patuh dan berdisiplin, dalam berlalu lintas di jalan raya.  “Kita juga terus mensosialisasikan kepada pihak sekolah-sekolah agar pelajar yang belum memiliki SIM, untuk tidak membawa kendaraan ke sekolah,” ucapnya.

“Sebab, angka kecelakaan yang terjadi cukup dominan dikalangan pelajar. Kenapa hal ini terjadi, dikarenakan, belum patuh dalam berdisiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Tomy juga menyoroti parkir yang berada di pertokoan, di pusat Kota Muaraenim. Ia menilai penataan parkir di kawasan tersebut belum rapi, sehingga dapat menimbulkan kemacetan.

Seharusnya kata Tomy, juru parkir (jukir) harus lebih tertib mengatur kendaraan jangan sampai mengganggu lalu lintas di jalan raya. Bahkan menurutnya, jukir seharusnya dilengkapi dengan atribut pakaian parkir sekaligus disertai karcis parkir.  “Hal ini bertujuan, untuk menjaga keamanan kendaraan dari tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor,” tukasnya.

 

TEKS            : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster