Jambi Kembali Berulah Klaim Pusat Kerajaan Sriwijaya

 320 total views,  2 views today

PALEMBANG – Setelah sempat mengklaim empek-empek sebagai makanan khasnya, kini Provinsi Jambi kembali berulah. Provinsi tetangga Sumatera Selatan itu, mengklaim kalau pusat Kerajaan Sriwijaya ada di provinsi tersebut/.

Hal ini terungkap dalam rapat rencana ekskavasi situs-situs Sriwijaya menindaklanjuti hasil pertemuan Gubernur Sumsel dengan Watimpres di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan Pemprov Sumsel, Kamis (13/3).

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sumsel, Ahmad Najib menyebut Jambi mengklaim Kerajaan Sriwijaya ada di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah itu. Sumsel menurut Najib, tentu tidak akan tinggal diam.

Untuk menguatkan bukti keberadaan Sriwijaya berada di Sumsel, pemprov jelasnya bekerjasama dengan Balai Arkeolog untuk menggali lagi situs-situs yang ada di Sumsel. ”Keberadaan Prasasti Kedukan Bukit, Karang Anyar dan Talang Tuo di Palembang, sudah menunjukkan bukti  kalau Kerajaan Sriwijaya berada di Palembang. Bukti prasasti itu, tidak bias disangkal. Tetapi provinsi lain seperti Jambi, masih tetap mengklaim keberadaan Kerjaan Sriwijaya ada di daerah mereka,” kata Najib, kemarin.

Walau sudah memiliki bukti kuat keberadaan kerajaan yang berjaya di abad ke 7 itu, pemprov tegas Najib akan tetap mencari bukti-bukti lain dengan melakukan ekskavasi situs-situs kerajaan maritim terbesar di Indonesia itu, dengan meminta bantuan Balai Arkeologi.

“Kita akan meminta bantuan Balai Arkeologi, untuk melakukan penggalian lagi situs Kerajaan Sriwijaya, untuk melengkapi lagi bukti kalau Kerajaan Sriwijaya itu berada di Sumsel. Kita juga minta Balai Arkeologi, untuk melakukan kajian secara ilmiah,” paparnya.

Ketika ditanya, berapa besaran anggaran yang harus di keluarkan pemprov untuk ekskavasi. Ia menyebut, untuk tahap awal pemprov akan menganggarkan dana Rp 200 juta. Setelah ditemukan bukti baru, tentu akan dipublikasikan baik tingkat nasional maupun internasional.

Disinggung, ada berapa titik lokasi yang bakal menjadi tempat ekskavasi. Ia menerangkan, ekskavasi tidak hanya akan dilakukan di Palembang, tetapi juga di sejumlah kabupaten dan kota salah satu satunya Banyuasin.  ”Penggalian situs bersejarah Sriwijaya, akan dilakukan di seluruh daerah di Sumsel,” tukasnya.

 

TEKS             : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster