Nenek 78 tahun dicekik dan Dipukul Rampok

PALEMBANG – Seorang kuli bangunan nekat merampok dan menganiaya nenek Khodijah (78), warga Jalan Rimba Kemuning, RT9, RW 5, Kelurahan Ario, Kemuning, Palembang hingga nyaris tewas.

Korban yang sebelumnya diduga telah tewas oleh pelaku, akhirnya berhasil diselematkan warga setelah berteriak minta tolong. Sementara pelakunya berinisial Da, diketahui mantan buruh bangunan yang sebelumnya sempat bekerja di rumah korban.

Kejadiannya yang menghebohkan warga sekitar tersebut, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (12/3).

Informasi yang dihimpun, dirumah itu korban tinggal bersama Ratna (40), anaknya. Saat itu, anak korban pergi bekerja dan hanya tinggalsang nenek sendirian di rumah.

Kemudian pelaku mendatangi rumah korban dengan alasan ingin mengambil perkakas bangunan yang tinggal. Karena kenal, korban pun mempersilahkan pelaku masuk. Di dalam rumah, pelaku lalu menganiaya korban.

Korban dipukul bagian dada, kepala, wajah dan lehernya dicekik. Akibat penganiayaan itu korban pun langsung terkapar bersimbah darah yang keluar dari telinga.

Melihat korban tak berdaya, pelaku lalu mengacak-ngacak kamar korban dan mengambil mas sekitar 5 suku, sejumlah uang, serta handphone (Hp).

“Dada nenek merah, wajahnya lebam, terus lehernya ada bekas cekikan. Pelaku itu ngambil mas uang sama Hp, kalau jumlah persisnya belum kami cek,” ungkap Ratna, anak korban yang baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 12.00 WIB setelah dihubungi warga.

Ditambahkannya, pelaku sebelumnya juga sempat mendatangi rumah korban dengan alasan yang sama. Diduga pelaku sudah berniat dan berpura-pura mengambil barang-barang perkakas bangunan yang tinggal.

“Beberapa hari sebelumnya dia (pelaku, red) pernah mau ngambil barang. Tapi waktu itu dia hanya ambil sekop. Terus datang lagi pagi tadi mau ngambil cangkul. Kenapa tidak sekalian saja kalau mau ambil barang yang tinggal,” ujar Ratna lagi yang berharap agar pelaku segera diringkus.

Sementara korban berhasil selamat, usai pelaku pergi mengambil barang-barang berharga milik korban. Saat tu, korban yang disangka tewas ternyata hanya pingsan. Setelah siuman, korban sempat merayap di lantai hingga ke pintu depan dan meminta bantuan.

“Tetangga depan rumah dengar korban minta tolong, terus langsung dicek dan ternyata korban sudah luka-luka,” ungkap Fikri (35), ketua RT setempat.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara oleh warga sambil menghubungi pihak keluarga. Luka yang cukup parah, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Charitas Palembang.

“Waktu kami lihat kondisi nenek sudah luka-luka terbaring di kursi, terus kami bawa ke rumah sakit,” tambah Fikri.

Polsekta Kemuning yang mendapat informasi tersebut, langsung ke lokasi kejadian. Aparat kemudian langsung menggali keterangan saksi dan mengejar pelaku yang telah diketahui identitasnya tersebut.

“Saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Sementara korban masih dirawat di rumah sakit,” ujar Kapolsekta Kemuning AKP Nuraini melalui Kanit Reskrim Ipda yahya Roni.

Teks : Oscar Ryzal
Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com