Masih Banyak Caleg Langgar Aturan

 245 total views,  2 views today

MUARA ENIM – Menjelang masa kampanye akbar Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, pelanggaran terhadap pemasangan atribut kampanye luar ruangan milik calon anggota legislatif (caleg) dan calon anggota DPD di Muaraenim, kian marak.

Pantauan Kabar Sumatera, Rabu (12/3), banyak atribut kampanye milik caleg seperti spanduk, bilboard dan lainnya, terpasang  di luar zona kampanye yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muaraenim.

Atribut kampanye itu, ada yang terpasang di tiang listrik, pohon, depan sekolah, masjid dan sejumlah fasilitas umum  lainnya. “Masih banyaknya para caleg yang memasang alat peraga kampanye, yang tidak sesuai dengan zona kampanye ini menandakan kalau calon wakil rakyat tidak taat aturan,” cetus Ari salah seorang warga Muaraenim, kemarin.

Harusnya menurut Ari, para caleg tersebut bisa menahan diri untuk mensosialisasikan diri mereka ke masyarakat. Sebab sebut dia, 16 Maret mendatang sudah memasuki masa kampanye sehingga semua caleg bisa melakukan sosialisasi.

Seharusnya ucap Ari, pihak terkait menertibkan pemasangan atribut kampanye yang melanggar tersebut. “Secara umum, caleg pasti tahu aturan pelarangan pemasangan alat peraga kampanye itu, harus di dalam zona yang sudah ditentukan. Jika caleg tidak peduli, panwaslu atau instansi terkait harus bertindak,  jika dibiarkan pemilu sudah berjalan tidak adil,” tegas Ari.

Sementara itu anggota Panwaslu Muaraenim Divisi Pengawasan, Oktaviani Ramdiana menyebut, Panwaslus merekomendasikan kepada KPU dan Satuan Polisi  Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk menertibkan atribut kampanye yang dipasang di luar zona kampanye tersebut.

“Pol PP, KPU dan Panwaslus pada 3 Maret lalu sudah melakukan penertiban sejumlah alat peraga kampanye, yang terpasang disembarang tempat di dalam Kota Muaraenim dan areal konsensi PT BA,” terangnya.

“Jika masih tetap terpasang, tentu bisa ditertibkan secara paksa. Kita menghimbau caleg bisa menurunkan atribut kampanye mereka itu. Pada masa kampanye yakni 16 Maret-5 April mendatang, barulah alat kampanye itu bisa dipasang lagi,” sambungnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Muaraenim, Rohani menuturkan, untuk penertiban alat peraga kampanye yang tidak sesuai aturan adalah wewenang Panwaslu dan Sat Pol PP sebagai perwakilan pemerintah. Kewenangan Sat Pol PP ini, diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 tahun 2013.

“Hanya saja pembersihan alat peraga kampanye tidak sesuai zona kampanye ini tetap koordinasi dengan panwaslu, KPU hanya membantu. Jika ada penertiban dilapangan dan kita diajak, pastinya kita bantu,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster