KPU Butuh 700 Orang Tenaga Pelipat

 268 total views,  2 views today

Proses Pelipatan Surat Suara yang diawasi Ketat Oleh Aparat Kepolisian | Foto : Joen KS

Proses Pelipatan Surat Suara | Foto : Joen KS

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, setidaknya membutuhkan 700 tenaga penyortir dan pelipat surat suara yang akan digunakan untuk pemilihan legislatif (pileg), 9 April mendatang.

Ketua KPU Kota Palembang, Abdul Karim Nasution mengatakan, KPU Palembang memang membutuhkan banyak tenaga pelipat surat suara, mengingat jadwal penyortiran dan pelipatan surat suara mundur dari jadwal yang sudah ditargetkan sebelumnya.

“Paling cepat penyortiran dan pelipatan surat suara baru dapat kita lakukan tanggal 19 Maret nanti, memang ini tidak sesuai jadwal yang kita targetkan sebelumnya tanggal 13 Maret, dan selesai tanggal 20 Maret, namun mundurnya jadwal pelipatan ini tidak akan mengganggu proses tahapan distribusi, karena tenaga pelipatan dapat kita perbanyak,” ungkap Karim saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/3).

Menurut Karim, mundurnya jadwal pelipatan surat suara, tidak terlepas dari mekanisme pelelangan pemenang tender. Pasalnya, meski saat ini pemenang tendernya sudah didapat, namun mereka tidak bisa langsung bekerja, karena harus melewati masa sanggah dahulu.

“Proses ini tidak seperti yang kita bayangkan sebelumnya, dalam bayangan kita, setelah pemenang tender didapat mereka dapat langsung bekerja, tetapi, ternyata pemenang tender harus mengikuti proses masa sanggah dahulu,” ujar Karim.

Dikatakannya, hingga saat ini, sudah banyak masyarakat yang mendaftar ke KPU Palembang untuk menjadi tenaga pelipat surat suara. “Kita hanya membantu merekrut tenaga pelipatannya saja, soal honor dan cara kerjanya, semua diserahkan ke pihak pemenang tender,” kata Karim.

Untuk tempat pelipatan kata Karim, KPU Palembang memiliki dua alternatif tempat yakni, di aula Tridinanti, dan aula IAIN Raden Fatah. “Keputusannya masih ditangan pemenang tender, kita hanya memberikan masukan, dan kita minta kalau bisa pelipatan dilakukan di satu tempat saja,” ujarnya.

Sementara itu, surat suara pileg, 9 April untuk wilayah Kota Palembang mendapat pengawasan ekstra ketat. Tidak kurang dari 10 personil kepolisian menjaga surat suara yang disimpan di Balai Kecamatan Ilir Timur (IT) I selama 24 jam.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Divisi Logistik dan keuangan, Rudiyanto Pangaribuan mengatakan, pengamanan surat suara diserahkan sepenuhnya kepada Polresta Palembang. “Tidak kurang dari 10 orang kepolisian menjaga surat suara tersebut selama 24 jam, dan memang untuk penjagaan secara penuh dilakukan kepolisian Kota Palembang,” tukasnya.

 

TEKS             : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster