Waspadai Miras Oplosan

 183 total views,  2 views today

PALEMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), membidik sejumlah kawasan di Palembang yang selama ini dianggap sebagai lokasi penjualan minuman keras (miras) oplosan, untuk di razia. Kepala Sat Pol PP Palembang, Tatang DK Direja mengklaim, sejauh ini tidak ditemukan ada miras oplosan di metropolis.

Namun kata Tatang, Sat Pol PP tetap mewaspadai peredaran miras oplosan tersebut. “Kita akan pergencar razia di sejumlah tempat, yang selama ini diduga menjual miras. Misalnya kios-kios kecil yang berada di pinggir jalan,” kata Tatang yang dibincangi, Selasa (11/3).

Tatang menyebut, peredaran miras oplosan sangat diwaspadai walau belum ditemukan di Palembang. Biasanya jelas Tatang, pedagang kaki lima (PKL) menjual miras biasa. Miras itulah, yang kemudian di oplos dengan bahan-bahan berbahaya seperti lotion anti nyamuk.

Karenanya tegas Tatang, Pol PP tidak akan mentolerir peredaran miras. Pedagang yang ketahuan mengedarkan miras tanpa izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes), maka barang dagangannya akan langsung disita untuk dimusnahkan.

“Permasalahan miras bukanlah perkara sepele, sebab itu masyarakat harus waspada. Kalau menemukan ada pedagang miras atau miras oplosan, tolong laporan ke kami. Pedagang itu, pasti akan kami tindak,” himbau Tatang.

Disinggung sanksi apa yang bisa diberikan bagi masyarakat yang mengkonsumsi miras, Tatang menjawab, pihaknya hanya akan melakukan pembinaan. Sebab beber Tatang, dalam Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun peraturan perundang-undangan, tidak mengatur sanksi bagi masyarakat yang mengkonsumsi miras.  “Sifatnya, hanya pembinaan. Tujuannya, agar mereka berhenti mengkonsumsi miras,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster