Tenggak Miras Oplosan, Lima Nyawa Melayang

 412 total views,  2 views today

Jenazah Iskandar Badri saat akan dibawa ke RS Bayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

Jenazah Iskandar Badri saat akan dibawa ke RS Bayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi. | Foto : Indra SH

PALI – Pesta minuman keras (miras), oplosan yang digelar warga Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu pekan lalu  berakhir tragis.

Lima warga satu persatu tewas usia menenggak miras oplosan di salah satu warung, milik Julyadi alias Juhai (47), warga Simpang Tiga Tebing Gofar, Kelurahan Talang Ubi Selatanm Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Kelima warga tersebut yakni Junaidi (25), Yanto (29), Agus Mureno (25), Iskandar Badri (34), dan Juliadi (25). Kelimanya merupakan warga Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Dari lima korban yang tewas, satu diantaranya petugas apotek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Talang Ubi atas nama Agus Mureno. Kelimanya tewas dengan waktu yang berbeda.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kelima korban ini tewas secara beruntun setelah mengadakan pesta miras bersama kelompoknya masing-masing.

Kelima korban pertama terlebih dahulu adalah korban Junaidi (25), yang tewas Sabtu (1/3) sekitar pukul 18.30 WIB. Lalu, disusul dengan korban Yanto (29), warga Kecamatan Talang Ubi, PALI, Minggu (9/3) sekitar pukul 02.30 WIB.

Selanjutnya, warga kembali dikejutkan dengan tewasnya korban Agus Mureno (25), warga Talang Subur, Kecamatan Talang Ubi, PALI, Senin (10/3) sekitar pukul 04.00 WIB. Agus Mureno ini adalah salah satu karyawan bagian apotek RSUD Talang Ubi.

Kemudian disusul korban Iskandar Badri (34), warga Talang Baru, Kecamatan Talang Ubi, PALI, sekitar pukul 17.45 WIB, dan disambung dengan tewasnya Juliadi (25), warga Talang Baru, Kecamatan Talang Ubi PALI, sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban Iskandar Badri ini, tewas seusai pesta miras yang digelar di lapangan Gelora 10 Nopember Komperta Pendopo. Korban yang hendak menyaksikan orgen tunggal, berpesta miras disitu.

Diduga korban menenggak minuman merk anggur merah. “Sesudah minum, tiba-tiba kandar merasa badannya panas. Langsung diguyur air galon. Tapi tetep panas. Langsung dibawa ke rumah sakit. Sampe disana dia sudah meninggal,” kata sebuah sumber.

Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris, melalui Kasat Reskrim AKP Eriyadi SH MH, didampingi Kapolsek Talang Ubi AKP Zai’an ZL mengatakan, pihaknya telah membawa satu jenazah, yakni korban Iskandar untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, untuk dilakukannya proses otopsi.

Barang bukti botol minuman yang diamankan polisi

Barang bukti botol minuman yang diamankan polisi | Foto : Indra SH

“Untuk melengkapi data kita telah bawa satu jenazah untuk dilakukan otopsi. Namun, saat ini penjual minuman keras sendiri sudah kita tetapkan sebagai tersangka, setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/3).

 

Teks  : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster