Tak Bayar Hutang, Arianto Tewas Ditikam

 158 total views,  2 views today

 

KAYUAGUNG – Gara-gara hutang Rp 400 ribu, membuat Arianto (20) warga Desa Srigeni Lama, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI) harus tewas ditangan Reses (25) warga Srigeni Baru, Kampung 2, Kecamatan  Kayuagung, Sabtu (8/3) malam di arena Orgen tunggal (OT) Di Desa Srigeni Baru Kayuagung.

Korban tewas dengan menderita luka tusuk di Punggung sebanyak satu liang dan jari jempol kanan menderita luka sayatan. Nyawanya tidak  bisa tertolong lagi karena kehabisan darah dalam perjalanan kerumah sakit umum daerah (RSUD) Kayuagung. Sementara saat ini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.

Kapolsek Kayuagung Hendra Gunawan, langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus pembunuhan tersebut.” Setelah  mendapat laporan, kita langsung melakukan tempat kejadian perkara, sementara anggota reskrim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri,” kata Kapolsek.

Dijelaskan kapolsek, pembunuhan tersebut sebabkan oleh hutang, korban memiliki hutan dengan tersangka, tetapi korban tidak mau membayar sehingga pelaku menikam korban.

”Saat itu korban sedang menonton orgen tunggal (OT) di Desa Srigeni, saat itulah korban bertemu dengan tersangka. Karena korban memilik hutang Rp 400 ribu, pelaku menagihnya, tetapi korban belum bisa membayar, saat itulah pelaku emosi dan menikam korban” ujar Kapolsek.

Akibatnya korban menderita luka tusuk di punggung dan luka sayatan  di jari jempol kanan, korban sempat lari dan minta pertolongan keruma Aspani warga setempat.”

Warga berusaha menolong korban dengan melarikanya ke RSUD Kayuagung, tetapi dalam perjalanan menuju rumah sakit korban meninggal dunia,” jelasnya.

Untuk acara hiburan orgen tunggal tersebut, menurut Kapolsek tidak mengantongi izin keramaian dari Polsek Kayuagung.” Setelah kita periksa izin keramaian OT tersebut, ternyata tidak mengantongi izi keramaian baik izin dari Polsek maupun Polres, saat ini kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan ini,” terangnya.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat melalui Kasubag Humas AKP Halim, mengatakan bahwa kasus pembunuhan di arena OT tersebut saat ini ditangani oleh Polsek kayuagung.

”Kita menghimbau kepada masyarakat yang menggelar kegiatan keramaian baik kegiatan hiburan orgen tunggal dan sebagainya harus ada izin dari kepolisian, seshingga pihak Kepolisian bisa memantau lokasi, jika terjadi apa-apa bisa cepat ditangani Polisi,” pungkasnya.

 

TEKS  : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster