Pemilih Invalid Tersisa 10.205

 194 total views,  5 views today

PALEMBANG – Jumlah pemilih yang tidak mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau pemilih invalid NIK di Sumatera Selatan (Sumsel), kini menyisahkan 10.205 pemilih lagi. Jumlah ini menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Aspahani jauh berkurang dari jumlah sebelumnya yang mencapai 800 ribu lebih pemilih invalid NIK.

Menurut Aspahani, pemilih invalid NIK ini masih tersisa di dua kabupaten yakni Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Empat Lawang. Saat ini jelasnya, KPU masih berusaha menyempurnakan daftar pemilih tetap (DPT).

“Data terakhir yang masuk ke kita, tanggal 10 Maret, masih ada 10.205 NIK invalid yang tersebar di kabupaten Empat Lawang dan Mura,” kata Aspahani saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI, di ruang rapat KPU Sumsel, Senin (10/3).

Ia menuturkan, tanggal 24 Maret mendatang, pihaknya akan menghadiri koordinasi secara nasional dalam rangka penyempurnaan DPT di Jakarta. “DPT ini akan terus disempurnakan hingga H-14 pelaksanaan Pileg,” katanya.

Ia menambahkan, untuk sortir dan pelipatan surat suara, ditarget selesai pada 20 Maret mendatang, sementara untuk kotak suara, 60 persen akan menggunakan kotak suara yang lama berbahan aluminium.

“Sisanya, kita gunakan kotak suara berbahan kardus. Memang karena kedua jenis kotak suara itu kita gunakan, maka tidak menutup kemungkinan akan menjadi masalah, jadi kita bagi, untuk kotak suara berbahan alumunium, akan digunakan pada daerah yang tingkat kerawanannya tinggi, seperti daerah perairan,”  tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR          : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster