Pembentukan Kikim Area dan Pantai Timur Tunggu Rekomendasi Mendagri

 296 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Keinginan masyarakat di Kikim Area dan Pantai Timur, untuk membentuk kabupaten sendiri lepas  dari kabupaten induknya yakni Lahat dan Ogan Komering Ilir (OKI), nampaknya masih harus bersabar.

Pasalnya, apakah pembentukan dua daerah otonomi baru (DOB) ini, bakal disetujui untuk dibahas di DPR RI, sampai saat ini belum bisa dipastikan. Kedua daerah tersebut, saat ini tengah menunggu rekomendasi dan hasil observasi yang dilakukan tim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut anggota Komisi II DPR RI, Herman Kadir, tim observasi telah mengukur batas-batas wilayah yang mencakup masing-masing dua daerah calon pemekaran tersebut. Termasuk rencana penempatan ibukota daerah, dan pengajuan aset kabupaten lama menjadi hibah.

Diakuinya, proses observasi sendiri telah dilakukan satu pekan lalu. “Kalau hasil penelitian tim tersebut sudah lengkap, barulah dibahas di Panitia Kerja (Panja). Tentunya didukung bupati kabupaten induk serta Gubernur Sumsel. Kita tunggu saja hasil tim dan pembahasannya,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini di ruang Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (10/3).

Hal serupa juga diungkapkan anggota Komisi II DPR lainnya, Eddy Mihati. Menurutnya, proses pembentukkan kabupaten baru Kikim Area dan Pantai Timur bisa dipercepat, jika masuk ke dalam daftar 65 daerah rencana pemekaran yang sudah melewati paripurna.

“Apakah masuk ke daftar 65 daerah itu atau tidak, saya kurang hafal. Kalau masuk berarti bisa cepat karena memang sudah jadi prioritas. Apabila belum sepertinya akan lama, akhir tahun sudah paling cepat,” tambahnya.

Sumsel sendiri, melalui Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumsel, Edward Chandra mengakui jika semua persyaratan yang diajukan calon daerah pemekaran tersebut, sudah dilengkapi.

Saat ini lanjutnya, tinggal menunggu rekomendasi menteri dan pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) terkait daerah baru tersebut.  “Kita sudah mendapatkan laporan, bahwa tim observasi sudah turun ke lapangan untuk menyurvei serta melihat kesiapan calon daerah pemekaran tersebut. Hasilnya kita masih menunggu, apakah ada kekurangan yang harus dilengkapi. Namun kita yakini jika semua persyaratan sudah dilengkapi, kecuali rekomendasi menteri agar bisa dibahas RUU pembentukkan dua daerah itu,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Ishak Mekki menegaskan, Sumsel tidak mematok deadline (tenggat waktu) agar usulan pemekaran wilayah calon kabupaten baru, Kikim Area serta Pantai Timur segera disahkan.

Sumsel, lanjutnya, hanya memfasilitasi usulan pemekaran yang datang dari daerah.  “Tentu, setiap usulan dari daerah kita akomodir. Kalau memang memungkinkan, serta syarat-syaratnya lengkap, tentu kita ajukan ke pusat. Kita tunggu saja seperti apa keputusan (rekomendasi) itu,” kata dia.

Terpisah, Ketua Presidium Pemekaran Kikim Area, Chozali Hanan mengaku optimistis jika pemekaran tersebut bisa terealisasi mengingat kelayakan yang dimiliki Kikim Area untuk menjadi sebuah kabupaten baru di Sumsel. Chozali memberikan apresiasi mendalam terhadap terbukanya peluang Kikim Area untuk menjadi kabupaten pemekaran dari Kabupaten Lahat.

Menurutnya, Kikim Area memiliki potensi yang mumpuni untuk menghasilkan memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebut saja, terdapat delapan perusahaan besar yang sudah berdiri di daerah tersebut. Selain itu, Kikim Area juga memiliki 3.155 ton cadangan batubara yang siap diolah dan digunakan oleh masyarakatnya.

Mengenai jumlah kecamatan yang berada di Kikim Area sendiri, Chozali mengaku kecamatan yang berada di wilayah tersebut bisa mencapai 10 kecamatan. Ini sudah termasuk lima kecamatan sebelumnya yang telah ada, yakni Kecamatan Kikim Barat, Kikim Timur, Kikim Selatan, Kikim Tengah dan Kecamatan Pseksu. Chozali memprediksi jika, kecamatan Kikim Timur bisa kembali dimekarkan menjadi tiga kecamatan lain mengingat banyaknya jumlah desa yang bernaung di kecamatan tersebut.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster