PAD OKI Minim Target

 201 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Dua tahun berturut-turut dari tahun 2012 ke tahun 2013, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak pernah tercapai. Khusus tahun 2013, disebabkan minimnya realisasi penerimaan retribusi daerah dan realisasi bagian laba atas penyertaan modal pada Bank Sumsel.

Hal ini terungkap saat Bupati OKI Iskandar SE menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati OKI tahun anggaran 2013 dalam rapat paripurna di gedung DPRD OKI, Senin (10/3) siang.

Dikatakan bupati kemarin di hadapan sejumlah anggota dewan dan pejabat di jajaran Pemkab OKI, pada tahun 2013 target PAD OKI sebesar Rp 75 172 656 251,18 dan realisasinya hanya Rp 68 509 424 620,12 yang berarti hanya terealisasi 91,14 persen.

Lanjutnya, tidak tercapainya target PAD OKI tahun 2013 karena dikarenakan realisasi bagian laba atas penyertaan modal pada Bank Sumsel hanya sebesar Rp 4 689 857 317,67 dari target Rp 8.000.000.000. Selain itu juga disebabkan penerimaan retribusi daerah dari target sebesar Rp 13 504 707 740,18 hanya terealisasi Rp 11 597 566 923.

Begitupun target PAD OKI tahun 2012 lalu juga tidak tercapai. PAD OKI tahun 2012 yang ditargetkan sebesar Rp 57,1 milyar hanya terealisasi Rp 51,9 milyar. Tidak pernah tercapainya target PAD ini tentu menjadi “Pekerjaan Rumah” bagi seluruh instansi di jajaran Pemkab OKI ke depan agar tidak PAD 2014 tidak mengalami nasib serupa.

“Rata-rata pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKI pada tahun 2013 lalu melambat sebesar 0,12 persen. Yaitu 6,45 persen di tahun 2013 dibandingkan tahun 2012 sebesar 6,57 persen. Melambatnya pertumbuhan ekonomi karena dampak krisis di beberapa negara dan melemahnya nilai tukar rupiah,”sambung Kandar.

Namun sambungnya, ada beberapa sektor yang mengalami peningkatan yaitu pada sektor pertanian 4,81 persen dan sektor listrik/gas/air bersih 6,48 persen. Jumlah investasi di OKI juga terus mengalami peningkatan secara signifikan.

“Pada tahun 2013 jumlah investasi mencapai Rp 6 942 454 381 688,00 dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 4 370 219 060 692,00 atau naik 58,8 persen,”bebernya.

 

TEKS : DONI AFRIANSYAH

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster