Manajer Security PT BA Dipanggil Polisi

 163 total views,  2 views today

MUARAENIM – Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim), Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, hari ini, Senin (10/3), menjadwalkan memanggil Manajer Security PT  Bukit Asam (PT BA), Iskandar Zulkarnain.

Pemeriksaan terhadap Iskandar itu, terkait dengan laporan yang disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja, Kecamatan Muaraenim, Halik (60) dan Ketua Forum Pemuda Pemudi Tanjung Raja, Siswanto. Keduanya melaporkan Iskandar ke polisi, karena melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata api jenis airsoft gun, Senin (3/3) lalu.

Kepala Polres Muaraenim, AKBP Mohammad Aris melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, penyidik sudah melayangkan surat panggilan kepada Iskandar sebagai terlapor untuk datang ke Polres Muaraenim dan dimintai keterangan atas kejadian tersebut

“Dalam surat itu, kita minta yang bersangkutan sebagai terlapor untuk datang ke Mapolres Muaraenim guna diminta keterangan pada pukul 09.00 WIB,” terang Eryadi ketika dihubungi, Minggu (9/3).

Menurut Eyadi, sejak surat panggilan itu dilayangkan sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Iskandar apakah yang berangkutan akan datang memenuhi panggilan penyidik  atau tidak. Jika tidak datang,  pihaknya akan kembali mengirimkan panggilan kedua.

Untuk panggilan kedua, jaraknya tiga hari dari jadwal pemanggilan pertama. Kalau yang bersangkutan belum juga datang, panggilan ke tiga akan dilayangkan. Jika sampai pemanggilan ketiga tidak diindahkan tanpa ada keterangan yang jelas, maka penyidik Polres Muaraenim akan melakukan upaya pemanggilan paksa. “Batasnya tiga kali pemanggilan, kalau pada panggilan ke tiga tidak datang juga, akan kita lakukan upaya pemanggilan paksa,” ungkapnya.

Sementara itu, kecaman terhadap arogansi yang dipertontonkan oleh Manajer Security PT BA terhadap Kades Tanjung Raja dan warganya itu, terus berdatangan. Hendro Aldo Irawan, Ketua Forum Bara Muda Tanjung Enim, mendesak manajemen PT BA untuk mengambil tindakan terhadap Iskandar.

Menurutnya, apa yang dilakukan Iskandar sebagai Manajer Security PT BA itu sudah mencoreng nama baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.  “Kita mendesak manajemen PT BA mengambil tindakan tegas kepada Iskandar. PT BA juga harus menjelaskan kepada publik, terhadap proses rekrutmen yang bersangkutan,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Forum Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Hijazi. Ia menuding apa yang dilakukan Iskandar, tidak mencerminkan prilaku sebagai seorang pejabat.   Perbuatan tidak menyenangkan dan ancaman yang dialami kedua korban, menurutnya harus diselesaikan sesuai dengan hukum.

“Korban adalah kades, datang kesana dengan membawa amanah masyarakat desa yang berada di ring satu PT B, namun justru diperlakukan semena-mena oleh oknum tersebut. Jelas itu tidak patut, dan harus dikecam,” ucapnya.

Sebelumnya sebagaimana diberitakan Kabar Sumatera, Manajer Security PT BA, Iskandar Halik mengancam Kades Tanjung Raja dan warganya yang datang ke ke kantor security perusahaan tersebut. Sang manajer yang merupakan pensiunan TNI dengan pangkat akhir Letkol tersebut, mengancam akan menembak kedua korban bahkan sempat menembakkan senpi jenis airsoft gun miliknya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster