Karyawan PT BPP Ancam Mogok Jika Gaji tidak Dinaikkan

 350 total views,  2 views today

), puluhan karyawan PT Bumi Pasir Putih (BPP), Senin (10/3), menggelar aksi di halaman perusahaan air minum dalam kemasan tersebut di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

puluhan karyawan PT Bumi Pasir Putih (BPP), Senin (10/3), menggelar aksi di halaman perusahaan air minum dalam kemasan tersebut di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

BANYUASIN – Merasa upah yang mereka terima tidak layak, dan tidak sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), puluhan karyawan PT Bumi Pasir Putih (BPP), Senin (10/3), menggelar aksi di halaman perusahaan air minum dalam kemasan tersebut di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Dalam orasinya, para pekerja mengancam akan melakukan aksi mogok kerja jika upah mereka tidak juga dinaikkan.  Sohit, salah satu karyawan PT BPP yang melakukan aksi menyebut, gaji mereka saat ini hanya Rp 700 ribu.

“Sejak dua tahun bekerja, sampai saat ini belum ada kenaikan gaji. Gaji saya, masih Rp 700 ribu, paling besar upah yang diterima karyawan disini hanya Rp 1.300.000. Gaji itu, tidak sesuai dengan standar UMP,” kata Sohit

Hal senada dikatakan Sili, karyawan lainnya.  Ia mengaku, tidak hanya gaji yang tidak sesuai UMP, manajemen PT BPP juga tidak memberikan jaminan kesehatan kepada pekerja. ”Seluruh karyawan disini, tidak mendapatkan fasilitas Jamsostek. Bahkan  ada karyawan, yang mengalami kecelakaan kerja namun manajemen tutup mata,” ucapnya.

Karenanya terang Sili, mereka mendesak agar manajemen tempat mereka bekerja untuk memperbaiki kesejahteraan karyawan. “Manajemen harus menaikkan upah kami, sesuai dengan standar UMP. Berikan Jamsostek kepada karyawan, jika tidak kami akan melakukan mogok kerja,” ancamnya.

Menanggapi tuntutan karyawannya tersebut, manajemen PT BPP yang diwakili Kepala Pabrik, Asril mengaku akan menyampaikan tuntutan tersebut ke direksi. “Kami berjanji, akan menaikan gaji kalian pada akhir Maret ini. Jadi kami minta kepada semua karyawan untuk tetap bersabar,” terangnya.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pengawas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banyuasin, Matnursal yang dihubungi melalui ponselnya menyebut Disnakertrans sudah memberikan teguran kepada PT BPP.

“Kita sudah berikan surat peringatan kepada PT BPP, karena tidak membayarkan gaji sesuai dengan UMP dan tidak memberikan Jamsostek kepada karyawannya. Dalam waktu dekat, Disnakertrans akan memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan ini,” tukasnya.

 

TEKS             : DIDING KARNADI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster