PT BSP Diminta Kembalikan Tanah Ulayat

 272 total views,  2 views today

MUARA ENIM – Warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim meminta PT Bumi Sawindo Permai (BSP), untuk mengembalikan tanah ulayat yang dikuasai perusahaan tersebut.

Tanah ulayat seluas 600 hektar tersebut menurut Kepala Desa (Kades) Tanjung Agung, Dwi Arpianti didampingi Sekdes, Syamsul Bahri,  telah dikuasai PT BSP sejak tahun 1991. BSP sebut Dwi, mengklaim tanah tersebut milik mereka yang dibeli dari masyarakat.

“Kita meminta PT BSP, menunjukkan bukti kepemilikan lahan tersebut. Jika memang ada, kami rela menyerahkan lahan tersebut,” kata Dwi ketika dibincangi di Kantor Desa Tanjung Agung, Jumat (7/3).

Lahan tersebut kata dia, murni masih milik warga Desa Tanjung Agung. Pelaku sejarah yang mengerti mengenai lahan tersebut jelasnya, sampai saat ini masih hidup. Sehingga bisa menjelaskan kepada masyarakat dan perusahaan, mengenai status lahan itu.

“Intinya masyarakat ingin PT BSP, segera mengembalikan lahan tersebut kepada masyarakat. Karena selama ini, sejak mulai dimanfaatkan sampai sekarang tidak ada kontribusinya kepada masyarakat. Padahal, mereka itu memakai tanpa seijin dari pemerintah desa dan masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya, siang ini (kemarin red) akan ada pertemuan antara Pemerintah Desa Tanjung Agung dan perwakilan masyarakat. Pertemuan itu, akan membahas mengenai penyelesaian masalah lahan tesebut, yang akan difasilitasi Camat Tanjung Agung.  “Intinya kita berharap permasalahan ini, bisa terselesaikan dengan baik dan tidak berlarut. Serta menguntungkan kedua belah pihak,” harapnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster