PRT Ditipu Kawan Facebook

 236 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Ziah (21),  Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Jalan Veteran, Lorong RRI, Kecamatan  Ilir Timur I Palembang ini mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Mapolda Sumsel, Jumat (7/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kedatangannya guna melapor jika dirinya telah di tipu oleh  Riski Darmawan Saputra yang merupakan kenalanya di jejaring sosial facebook pada 20 Februari 2014 lalu.

Akibatnya penipuan tersebut korban mengalami kerugian hingga  Rp 9 juta, Bahkan, dari total Rp 9,2 juta yang sudah diberikan kepada pelaku, Rp 3,5 juta merupakan uang majikan yang dipinjam Ziah.

Dijumpai usai membuat laporan, Ziah mengatakan, dirinya tiga kali mengirimkan uang kepada pria yang akun facebooknya bernama Riski Darmawan Saputra pada Februari 2014.

Pertama, Ziah mengirimkan uang kepada pelaku senilai Rp 5,4 juta. Periode kedua, janda beranak satu ini meminjam uang majikannya Rp 3,5 juta untuk dipinjamkan kepada pelaku. Terakhir, Ziah mengirimkan uang Rp 100 ribu.

“Uang itu katanya cuma dipinjam untuk mengurus bea cukai demi menemui saya di Palembang. Ia sendiri ngakunya tinggal di Bandung dan kerja di kapal,” kata Ziah.

Namun, lanjut Ziah, Riski tidak kunjung mengembalikan uang itu. Riski juga tidak datang-datang ke Palembang sesuai janjinya untuk menjumpai Ziah. Ini yang membuat Ziah memutuskan untuk melapor ke polisi.

“Saya dan dia juga tidak pernah lagi komunikasi via facebook. Nomor ponselnya ada yang aktif, ada yang tidak. Nomor yang aktif tidak pernah menjawab telepon saya,” kata wanita asli Jember, Jawa Timur ini.

Ziah beruntung, majikannya tidak pernah memaksa dirinya untuk mengembalikan uang yang dipinjam. Bahkan, majikannya yang kerja di Samsat Palembang membantu Ziah membuat laporan di SPKT Polda Sumsel.

“Kalau uang mungkin tidak akan kembali. Saya hanya berharap, dia ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Ziah.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, membenarkan laporan itu. Laporan Fauziah diterima dengan nomor LPB/196/III/2014/SUMSEL.

“Selanjutnya, kita akan mencari identitas pemilik akun facebook yang dilaporkan terlapor. Pelaku bisa dijerat undan-undang IT dan pasal penipuan,” kata Djarod.

 

Teks        : Oscar Ryzal

Editor      : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster