Empat Jaminan Tenaga Kerja Melebur, BPJS Ketenagakerjaan Launching Juli 2015

 215 total views,  2 views today

Tampak petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedang melayani warga di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Kamis (2/1). Selain antrian yang cukup panjang warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi tentang ini, sehingga kebanyakan warga masih bingung untuk menggunakan layanan yang resmi diluncurkan 1 januari lalu. Foto : Bagus Kurniawan/KS

Tampak petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedang melayani warga di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Bidang Ketenegakerjaan, akan segera diterapkan.  Nantinya, akan ada empat jaminan yang melebur ke dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, selaku pengelola jaminan tersebut.

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sumsel, H Akhmad Najib menyebut, jaminan yang akan melebur yakni Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, da Jaminan kematian. “Itu ditekel BPJS Ketenagakerjaan,” kata Najib ketika dibincangi di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (7/3).

Berbeda dengan BPJS Kesehatan yang sudah diresmikan terlebih dahulu, sistem jaminan baru ini, akan mulai diterapkan pada 2015 mendatang.  Hal itu sebut Najib, sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat. “Akan dilaksanakan Juli 2015, secara nasional,” ucapnya.

Menurut Najib, secara teknis, Pemprov Sumsel sudah siap menjalankan kebijakan baru yang diterapkan pemerintah pusat itu. Pemprov terangnya, akan menjalankan kewajiban itu sesuai dengan tugas yang diberikan.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman megatakan, sistem ini harus disambut dengan optimis. Hal itu dikarenakan , 2015 mendatang keseluruhan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan sudah dapat diterapkan dengan baik.

Ketika BPJS Ketenagakerjaan ini diterapkan, maka pegawai swasta akan mendapatkan dana pensiun, jaminan hari tua, dan tunjangan kecelakaan kerja. “Selain harus dapat diterapkan dengan baik, diharapkan juga ada peningkatan pelayanan yang mantap,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mukhti mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan tentu lebih beragam dengan penuh tantangan yang tidak kalah besarnya dengan BPJS Kesehatan. “Kita menghimbau juga kepada perusahaan yang belum melaksanakan ini agar segera ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster