Bawa Senpi, 2 Warga Diamankan

 229 total views,  2 views today

Ilst. Senjata Api | Net

Ilst. Senjata Api | Net

KAYUAGUNG – Seorang sopir truk yang tinggal di Dusun 2 Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jauhari bin Karim (29) tertangkap tangan membawa senjata api (senpi) rakitan dengan 3 butir amunisi aktif. Tersangka ditangkap saat berada di Jalan Umum Dusun Gotong Royong Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Pedamaran Timur, Kamis (6/3) sekitar pukul 13.30 WIB.

Di hari yang sama, polisi Subsektor Lempuing Jaya juga mengamankan tersangka Muklas Hadi bin Kusen (32), warga Desa Dabuk Makmur SP5C Kecamatan Mesuji Raya, yang juga kedapatan membawa senpi rakitan dengan 4 butir amunisi aktif. Guna pengembangan, kedua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres OKI.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat didampingi Kasubag Humas, AKP A Halim, kemarin mengatakan, kedua tersangka ditangkap di tempat berbeda dan pihaknya menduga senjata itu akan digunakan untuk kejahatan. “Tersangka Jauhari diamankan anggota Satnarkoba kita saat berada di jalan umum, sementara tersangka Muklas diamankan saat berada di wilayah Lempuing Jaya,” ujar Halim kepada Palembang Ekspres.

Dikatakannya, kedua tersangka pemilik senpi ini diduga merupakan pelaku kejahatan dan saat diamankan tengah menunggu sasaran yang akan dijadikan korbannya. “Sementara ini kita belum mendapatkan laporan tindak kejahatan pelaku, namun demikian kita terus mengembangkan kasus kepemilikan senpi ini,” bebernya.

Dijelaskannya, kepemilikan senjata api ini melanggar undang-undang darurat yang ancaman pidananya diatas 20 tahun penjara.

“Kepemilikan senjata api ini juga merupakan atensi pimpinan, jadi siapa saja yang kedapatan memiliki dan membawa senpi akan kita tindak tegas,” tandasnya.

Pihaknyapun mengimbau kepada warga Kabupaten OKI yang mengetahui dan memiliki senpi untuk segera menyerahkannya ke pihak berwajib. “Bagi mereka yang secara sukarela menyerahkannya tidak akan kita proses hukum, tapi jika kita yang mendapatkannya maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tukasnya.

Sementara itu, tersangka Jauhari mengaku senpi rakitan itu hanya untuk berjaga-jaga karena pekerjaannya sebagai sopir kerap menjadi korban kejahatan. “Senpi itu punya teman saya, gak tahu dia dapatnya dari mana. Tapi belum pernah sekalipun saya gunakan untuk kejahatan,” kilahnya.

 

TEKS        : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster