Baliho Caleg Dicopot Paksa

 245 total views,  2 views today

Jalan Merdeka di Simpang Tebing Gofar merupakan salah satu areal yang terlarang memasang baliho. Tapi dibiarkan tetap dibiarkan saja oleh Badan KesbangpolPP

Jalan Merdeka di Simpang Tebing Gofar merupakan salah satu areal yang terlarang memasang baliho. Tapi dibiarkan tetap dibiarkan saja oleh Badan KesbangpolPP

PALI – Setelah dikeluhkan masyarakat dan sempat diberitakan media massa tentang keberadaan baliho caleg yang melanggar, akhirnya Badan Kesatuan Bangsa Politik Pamong Praja (Kesbangpol PP), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), mencopot paksa sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) Calon anggota legislatif (caleg).

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pali dibawah pimpinan Husman Gumanti MM bersama sekretarisnya Mukhlis Nabil, Jumat s (7/3), melakukan penertiban terhadap sejumlah baliho Caleg yang terpajang di jalanan yang tidak diperbolehkan alias di zona yang terlarang.

Dalam eksekusinya, Kesbang Pol PP menggandeng Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Talang Ubi, Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) serta didampingi aparat dari unsur TNI/ Polri. Hingga akhir, proses eksekusi APK caleg ini berjalan aman dan lancar tanpa hambatan apapun.

Setidaknya ada dua titik lokasi penertiban yang dilakukan petugas siang itu. APK-APK Caleg dan Parpol yang terpajang mulai dari simpang lima Pendopo Talang Ubi hingga tebing Gofar  disapu bersih. Pun demikian atribut caleg yang terpasang di depan kawasan Terminal Pendopo hingga jembatan Abab Talang Pipa, tak luput dari pembersihan yang dilakukan aparat.

Hasilnya pun tak sia-sia. Sebanyak dua truk APK caleg dan parpol yang dipasang di zona terlarang itu, berhasil dicopot paksa untuk diamankan. Kecuali, APK Caleg yang terpasang di rumah Caleg ataupun di Posko, ini tidak ditertibkan petugas.

Kepala Badan Kesbang Pol PP Kabupaten Pali, Drs Husman Gumanti MM mengatakan, sebenarnya penertiban tersebut sudah dilakukan sejak kemarin. Menurutnya, penurunan tersebut sudah menjadi komitmen bersama sesuai kesepakatan yang telah diambil pada Rabu 26 Februari lalu.

“Kita sudah kasih batas waktu pada caleg untuk mencopot APK-nya sendiri dari tanggal 26 Februari-5 Maret. Namun, belum juga ditertibkan, makanya kita ambil tindakan sesuai dengan kesepakatan itu. Dimana, apabila sampai batas waktu yang telah ditentukan Caleg tidak juga mencopot APK-nya, maka kita yang melakukannya,” tegas Husman dibincangi di sela-sela penertiban di terminal.

 

Teks         : Indra Setia Haris

Editor       : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster