Tiga Kurir Narkotika Diringkus

 326 total views,  2 views today

Sulaiman (55) Paisol (36),  Hendra (32)

Tiga Kurir Sabu yang Berhasil Dibekuk Oleh Petugas Direktorat Narkoba Sumatera Selatan. | Oscar

PALEMBANG – Tiga pria yang menjalani bisnis sebagai kurir narkotika janis sabu-sabu dan daun ganja, berhasil dibekuk petugas Direktorat Narkoba Polda Sumatera Selalatan pimpinan, Ajun Komisaris Besar Polisi  (AKBP) Syahril Musa,  Rabu (5/3).

Dari tangan ketiga tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti narkoba 11 paket sabu, selinting daun ganja, timbangan digital dan satu unit telfon genggam.

Kurir sabu yang berhasil di bekuk pertama bernama Sulaiman (55), warga Jalan Raya Rambutan, Dusun IV, Desa Sungai Dua, RT 011, RW 004, Kelurahan Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pelaku berhasil dibekuk saat sedang bersantai bersama keluarga di dalam rumahnya, Rabu (5/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tersangka ditangkap oleh Unit III Direktorat Narkoba Polda Sumsel, Pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Paulina. Dari Sulaiman petugas menyita barang bukti tujuh paket kecil sabu seharga Rp 1,4 juta.

Selanjutnya,  beberapa saat usai penangkapan Sulaiman, Unit II Direktorat Narkoba Polda Sumsel pimpinan Kompol Sugianto, berhasil menangkap kurir sabu Paisol (36), warga Jalan Sukawinatan, Perumahan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

Saat ditangkap Paisol sedang berada dirumahnya. Dari tangan Paisol, petugas menyita barang bukti narkoba empat paket sabu yang tersimpan di dalam saku celananyan.

Terakhir, Unit I pimpinan Kompol Purmansyah berhasil membekuk Hendra (32), warga Jalan Basuki Rachmad, Kecamatan Kemuning Palembang dari tangannya petugas berhasil menyita selinting ganja siap pakai.

Penagkapan berawal dari informasi masyarakat, usai menerima laporan tersebut anggota langsung melakukan oprasi guna menagkap para kurir dan bandar, terbukti saat mengelar oprasi tiga unit yang ada di Subsit I Direktorat Narkoba Polda Sumsel berhasil mengamankan tiga kurir narkoba, sementara bandar belum berhasil di bekuk.

Dihadapan petugas Paisol megaku mendapatkan shabu-shabu dari A (DPO) yang merupakan kawannya. “Saya cuma mengantarkan sabu ini kepada pembeli. Saya belum tahu akan dapat upah berapa dari A selaku bandarnya,” kata Paisol.

Sementara Sulaiman mengaku jika dirinya di upah Rp 200 ribu setiap kali melakukan transaksi bersama pembeli. “Setiap kali disuruh menjual shabu saya selaku di kasih upar Rp 200 ribu, entah yang saya jual paket kecil maupun sedang,” kata Sulaiman, Kamis (6/3).

“Selain mengkonsumsi, saya juga kurir ganja. Baru dua kali jual ganja,” kata Hendra yang juga pernah dipenjara karena kasus mencuri sepeda.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi, Deddy Setyo Yudo Prasetyo melalui Kasubdit I AKBP Syahril Musa, membenarkan jika telah diamnkanya ketiga kurir narkotoka jenis shabu dan ganja.

“Penangkapan tiga kurir narkoba ini merupakan hasil operasi yang digelar tiga unit yang ada di Subsit I Ditres Narkoba Polda Sumsel. Kita akan terus lakukan pengembangan untuk mencari keberadaan bandarnya,” kaya Syahril

Dilanjutkanya ketiga kurir yang berhasil ditangkap ini memiliki sistem kerja yang sama. Mulanya, mereka memesan kepada masing-masing bandar melalui SMS. Nantinya, bandar mengutus seorang kurir untuk mengantarkan narkoba pesanan kepada ketiganya.

“Saat pesanan itu sudah diantara oleh kurir dari bandar baru mereka menjualnya, guna mempertanggung jawabkan perbuatanya ketiganya dijerat pasal 112 KUHP tentang narkotika,” tukas Syahril.

 

Teks      : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster