Bupati OI, H. Mawardi Yahya Resmikan Jembatan Kertabayang

 257 total views,  2 views today

Bupati Ogan Ilir H. Mawardi Yahya, Saat Menandatangani Prasasti Jembatan Kepayang

Bupati Ogan Ilir H. Mawardi Yahya Menandatangani Prasasti Jembatan Kertabayang saat Peresmian Jembatan Kertabayang Kec Rantau Alai.Kab Ogan Ilir. | Foto : Joen KS

– Mimpi Warga Kertabayang Terwujud

Mimpi warga Desa Kertabayang dan sekitarnya yang masuk dalam wilayah Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir (OI), untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud.

Hal itu ditandai dengan adanya peresmian Jembatan Kertabayang yang berada di ruas Lubuk Rukam dan Rantau Alai, Ogan Ilir, oleh Bupati OI, H. Mawardi Yahya, Kamis (6/3), kemarin.

Jembatan rangka baja tipe B, yang membentang di atas Sungai Ogan memiliki panjang 200 meter dan lebar 7 meter, dengan anggaran Rp 50 Miliar ini keberadaannya sangat dirindukan sejak puluhan tahun lalu.

Tidak heran, dalam peresmian tersebut, ribuan masyarakat sangat antusias menghadiri acara peresmian jembatan tersebut. Bahkan, sebagai bentuk syukur dan rasa bangga, terhadap apa yang dilakukan Pemkab OI,  warga menamakan jembatan tersebut Jembatan Ir H. Mawardi Yahya.

Jembatan tersebut merupakan penghubung 7 desa di Kecamatan Rantau Alai, penghubung ke Kecamatan Kandis dan ke Kabupaten OKI. Bukan hanya berfunsi sebagai penghubung, jembatan tersebut juga membantu aktifitas masyarakat dan tidak lagi bergantung dengan transportasi air yakni ketek untuk menyebrang sungai.

Bupati OI H Mawardi Yahya dalam kesempatannya mengatakan, berdirinya jembatan tersebut merupakan cita-cita masyarakat Rantau Alai dan Kandis. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut ibarat mimpi.

“Ya, kita  patut bersyukur kepada Allah SWT, rasa bangga, bahagia atas keberadaan jembatan ini. Masih jauh dan panjang keinginan yang kita cita-citakan. Kami ingin jadikan Rantau Alai dan Kandis lebih maju,” harapnya.

Bupati menambahkan, sebulan lalu pihaknya meresmikan jembatan Tanahabang. “Hari ini (Kamis), Rantau Alai, April nanti jembatan Sungai Rotan dan Sejangko dan bakal ada jembatan Kelekar, Seteko, Tanjung baru, Tanjung putus, mohon doa masyarakat, agar mampu dapat menyelesaikan program sebelum akhir jabatan tersisa 1,5tahun lagi,” kata bupati.

Kadis PUBM OI didampingi Camat Rantau Alai, Guntur YS mengatakan jembatan terdiri dari 32 kelompok tiang, 42 bentang, masing-masing 60meter, sumber biaya dominasi APBD. Sedangkan dari Kementrian PU mendapatkan bantuan hanya satu bentang

“Pembangunan jembatan sejak 2006 secara bertahap dan sempat terhenti terkait masalah. Bahan rangka baja merupakan bantuan dari Kementrian PU Spanyol. Alhamdulillah bisa terwujud selama ini masyarakat naik perahu. Dengan adanya jembatan ini dalam sehari 100mobil bisa melintas untuk motor lebih dari 500 unit,” katanya.

Acara tersebut juga Wabup OI HM Daud Hasyim, Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat, Dandim OI-OKI, Letkol Arif Suryandaru, Sekda OI H Sobli, Ketua DPRD OI H Iklim Cahya, Ketua TP PKK OI Hj Fauziah Mawardi Yahya, Ketua Darmawanita OI, seluruh SKPD, Camat se Ogan Ilir. (ADV).





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster