BI : Masyarakat Harus Lebih Waspada

 283 total views,  2 views today

barang bukti upal senilai Rp 46,5 juta dengan pecahan Rp 100 ribu sebanyak  420 lembar, Rp 50 ribu sebanyak  82 lembar.

barang bukti upal senilai Rp 46,5 juta dengan pecahan Rp 100 ribu sebanyak 420 lembar, Rp 50 ribu sebanyak 82 lembar.

PALEMBANG – Suhu politik yang kian memanas di tahun 2014 ini akan mendorong peningkatan penyebaran uang palsu dimasyarakat. Untuk itu, Kantor Perwakilan BI Wilayah IV Sumbagsel meminta kepada seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Selatan untuk lebih berhati-hati terhadap penyebaran Upal tersebut.

“ Tren Upal menjelang pilkada ini meningkat untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati, karena moment ini akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,”ujar Manajer Peneliti Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Sumbagsel, Sudarta Rabu (5/3).

Dikatakannya, masyarakat harus lebih memperhatikan keaslian rupiah yang dipegang dengan 3D, dilihat apakah warnanya cerah sebagaimana uang asli, dirabah apakah terasa kasar dibagian nominal uang dan diterawang untuk melihat air sebagaimana terdapat pada uang asli. “ Diharapkan dengan kewaspadaan yang baik dari masyarakat peredaran uang palsu dapat terus ditekan,”katanya.

Namun kata Sudarta, terkait maraknya peredaran upal ini masyarakat tidak perlu panik mengingat pihak berwenang sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan. “ Kita juag terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menekan tingkat peredaran upal ini,”jelasnya.

Bukan hanya upal kata dia, masyarakat juga harus waspada terhadap uang-uang yang distempel salah satu tokoh politik seperti yang belakangan ini mulai beredar di Kota Palembang. “Dua hari lalu kita menemukan uang yang distempel dengan salah satu tokoh politik, kalau masyarakat ada yang menemukan uang tersebut untuk segera menukarkannya ke bank-bank terdekat,”jelas dia.

Sebelumnya, anggota Kepolisian Mapolsek Sukarame, berhasil menangkap dua tersangka dan menyita upal senilai puluhan juta rupiah.  Dua tersangka yang diamankan yakni Lingga (45), warga  Jalan  M Isa, Lorong Cintai Damai,  Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang dan Abdullah (21), warga Kompleks Yuka, Blok O, RT 15, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sako, Palembang.

Dari kedua tersangka tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti upal senilai Rp 46,5 juta dengan pecahan Rp 100 ribu sebanyak  420 lembar, Rp 50 ribu sebanyak  82 lembar.

Kapolsek  Sukarame, Kompol, Imam Tarmudi di dampingi Kanit Reskrim Iptu Sembiring membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Sukarame, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku di jerat dengan pasal 245  Unpal tentang pemalsuan mata uang kertas dengan ancaman 6 tahun penjara,” tegas Imam.

Pihaknya berharap, kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran upal ini selain itu, apabila masyarakat menemukan uang palsu atau mungkin hal yang mencurigakan untuk segera melapor.

 

Teks         : WIJI LESTARI

Editor       : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster