Sabu Senilai Rp 1,5 M Dipasok dari Aceh ke Palembang

 406 total views,  2 views today

Kapolda Sumsel didampingi langsung Kapolres Palembang menunjukkan barang Bukti sabu kepada Wartawan di Polresta Palembang, Kemarin. Foto ; Iwan Cheristian KS

Kapolda Sumsel didampingi langsung Kapolres Palembang menunjukkan barang Bukti sabu kepada Wartawan di Polresta Palembang, Kemarin. Foto ; Iwan Cheristian KS

PALEMBANG – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Resrim) Narkoba Polresta Palembang, berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak satu kilogram asal Aceh, Selasa (4/3).

Dari penggerebekan yang dilakukan, petugas menangkap tiga orang tersangka, dua orang kurir dan seorang lainnya merupakan bandar besar yang kerap beraksi di Palembang. Tidak hanya mengamankan tersangka, sabu satu kilogram senilai Rp 1,5 miliar, dua unit mobil, tiga ponsel dan senjata tajam (sajam), juga ikut diamankan ke Mapolresta Palembang.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Usman Nasutioan mengatakan, ketiga tersangka yang ditangkap merupakan target operasi (TO) yang sudah tiga minggu diintai.

“Tersangka bandar sabu yang ditangkap bernama Andi Bayonet (37) warga Gandus, M Haris (30) dan Baihaqi (29), kurir sabu asal Aceh. Ketiganya ditangkap usai bertransaksi sabu di kawasan Jalan Sultan Muhammad Mansyur, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang,” jelas Saud kepada wartawan, Rabu (5/3).

Dikatakan Saud, penangkapan tersangka berawal dari informasi, ada barang haram yang masuk ke Palembang dari Aceh. Petugas langsung melakukan penyelidikan, dan mengikuti gerak- gerik tersangka.

“Setelah berhasil menangkap tersangka Andi Bayonet, petugas melakukan pengembangan dan mendapatkan barang bukti satu kg sabu di rumah tersangka yang berada di kawasan Tanjung Rawo, Kompek Grand Hill II, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I,” jelas Saud.

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut berasal dari  Aceh dan baru saja diantar oleh dua orang kurir. Mengetahui hal tersebut, petugas melakukan pengejaran dan akhirnya tersangka lainnya M Haris dan Baihaqi, warga Aceh juga berhasil ditangkap di kawasan Bayung Licir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Penangkapan tiga tersangka ini langsung dipimpin oleh Kasat Narkoba Polresta Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Suryadi berserta anggotanya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini ketiga tersangka mendekam di hotel prodeo milik Polresta Palembang.

Ketiga tersangka, bakal dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat 1,subsider pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1), lebih subsider Pasal 137 Huruf (A) dan Huruf (B) Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bila terbukti bersalah tersangka pemasok narkoba ini, terancam hukuman kurungan penjara selama 20 tahun, seumur hidup dan bisa hukuman mati. Kita akan mengungkap siapa bandar besarnya,” tukasnya.

 

TEKS              : OSCAR RYZAL

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster