Manajer Security PT BA Terancam Dibui

 236 total views,  2 views today

Ilustrasi Sel Penjara

Ilustrasi Sel Penjara

MUARAENIM – Manajer Security PT Bukit Asam (PT BA), Iskandar Zulkarnain, terancam dibui. Hal itu karena,  aksi arogansinya yang bergaya bak koboy dengan mengancam dan sempat menembakkan senjata api (senpi) jenis pistol terhadap Kades Tanjung Raja A Halik dan Ketua Forum Pemuda dan Pemudi Tanjung Raja (IPTARA), Siswanto.  Kini,  kasusnya diambil alih Polres Muaraenim.

Satuan Reskrim Polres Muaraenim, mengambil alih penyidikan kasus tersebut dari Polsek Lawang Kidul. Sat Reskrim, Rabu (5/3), memintai keterangan kedua korban yakni Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja, Kabupaten Muaraenim A Halik (60) dan Ketua Forum Pemuda dan Pemudi Tanjung Raja (IPTARA).

Kapolres Muaraenim, AKBP Mohammad Aris melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto membenarkan pihaknya mengambil alih kasus tersebut. Bahkan sebut Eyadi, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kantor Manajer Security PT BA, Tanjung Enim.

Di lokasi kejadian, sebut Eyadi, diamankan satu butir peluru dari senjata jenis Air Soft Gun yang ditembakan terlapor  (Iskandar Zulkarnain) saat kejadian. “Barang bukti yang sudah kita amankan adalah satu butir peluru dari senjata jenis Air Soft Gun,” jelas Eryadi.

Hanya saja pihaknya sebut dia, belum mengamankan atau menyita barang bukti senjata api jenis Air Soft Gun yang digunakan tersangka saat melakukan penembakan. Selain meminta keterangan dari kedua korban, pihaknya juga memanggil dan memeriksa saksi terkait hal tersebut yaitu Jumanto yang merupakan staf security PT BA.

Keterangan saksi dan korban menurut Eryadi kurang lebih sama dan membenarkan kejadian tersebut. “Dia (Jumanto) saat kejadian berada di lokasi, makanya kita panggil sebagai saksi,” tuturnya.

Sementara untuk terlapor sendiri, menurut Eryadi, pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan untuk diperiksa. Mereka menjadwalkan pemeriksaan terhadap terlapor pada, Senin (10/3) mendatang. “Untuk terlapor sudah kami kirimkan surat panggilan untuk diperiksa dan dimintai keterangan Senin mendatang,” ucapnya.

Sementara Siswanto, salah satu korban saat dibincangi membenarkan ia telah dimintai keterangan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Muaraenim. “Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan kami di Polsek Lawang Kidul,” tuturnya.

Dia mengatakan, permasalahan tersebut harus diselesaikan secara hukum. Karena menurutnya jika tidak maka dikhawatirkan, tindakan arogansi dari oknum  manajer tersebut akan terulang. Apalagi menurutnya PT BA merupakan perusahaan publik.

Sehingga tidak pantas mempekerjakan oknum yang bertindak sewenang-wenang. “Intinya kami tetap kepada pendirian kami, agar masalah ini diselesaikan secara hukum dan diproses secara hukum yang berlaku,” tandasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster