Penggelapan Pajak di Samsat Banyuasin Bertambah Dua Tersangka Baru

 279 total views,  2 views today

 

PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan  (Sumsel), menetapkan dua tersangka baru atas kasus penggelapan pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Banyuasin tahun 2011. Kedua tersangka baru yang membuat kerugian negara sekitar Rp 1,4 miliar itu  yakni, AF yang merupakan karyawan Bank Sumsel Babel dan HI, pegawai di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuasin.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes (Pol) R Djarod Padakova yang di konfirmasi membenarkan itu. Ia menerangkan, tim penyidik dari Polda Sumsel sudah menetapkan dua tersangka baru. Sehingga dalam kasus ini, ada tiga tersangka.

“Brigpol F, AF dan HI telah ditetapkan menjadi tersangka. Karenanya, penyidik meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Djarod ketika dibincangi, Selasa (4/3).

Ia menerangkan, penyidik dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumsel sebelumnya, sudah memanggil dan memintai keterangan 14 saksi dan mengambil barang bukti (BB) untuk mengungkap kasus penggelapan pajak yang terjadi di Samsat Banyuasin tersebut.

“Untuk AF dan HI, telah kita layangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Sejak diterimanya surat tersebut oleh kedua tersangka, maka penyidikan telah dimulai. Bahkan sebelumnya, penyidik Tipikor juga telah melakukan pemeriksaan kepada dua tersangka itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit III Tindak Pidana korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Imran Amir membenarkan jika kini tersangka dugan pengelapan pajak kendaraan bermotor di Samsat Banyuasin, menjadi tiga orang.

“Selain Brigpol F, yang baru ditetapkan menjadi tersangka ada juga AF, salah satu karyawan Bank Sumsel Babel dan HI, pegawai di Dispenda Banyuasin. Kita masih melakukan penyidikan mendalam terkait dugaan kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka lainya,” tukasnya.

Sebagai informasi, kasus dugaan penggelapan pajak di  Samsat Banyuasin itu terungkap setelah salah satu wajib pajak, tidak bisa membayar pajak sepeda motornya dikarenakan nomor plat kendaraannya serta nomor pajak tak terdaftar.

Mengetahui hal tersebut, jajaran Ditreskrimsus Polda sumsel melakukan pemeriksaan serta penggeledahan kantor Samsat Banyuasin.  Hasilnya, Polda menetapkan satu orang tersangka inisial Berigpol F.

 

TEKS              : OSCAR RYZAL

EDITOR          : JUNAEDI ABDILLAH





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster