Penerbangan Perintis Palembang-Pagaralam Seminggu 3 Kali Penerbangan

 343 total views,  2 views today

Pesawat Cesna Carravan Susi Air

Pesawat Cesna Carravan Susi Air

PALEMBANG – Keinginan Pagaralam, untuk mewujudkan rute perintis Palembang-Pagaralam-Bengkulu segera terwujud. Pasalnya berdasarkan informasi terakhir yang diterima  Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Sumsel, operasional perdana rute tersebut akan dilakukan pada bulan ini juga.

“Rencananya 13 Maret operasional perdana, kita juga masih menunggu kepastian dari Pagaralam dan Kemenhub. Karena semua perizinan untuk operasionalnya sudah diselesaikan,” terang Kepala Dihsubkominfo Sumsel, Musni Wijaya ketika dibincangi di Griya Agung, Selasa (4/3).

Menurutnya, kontrak untuk penerbangan perintis sudah diselesaikan oleh pihak terkait. Pemerintah pusat, telah menyetujui memberikan subsidi untuk satu kali penerbangan. “Pemkot Pagaralam meminta ada tiga kali penerbangan dalam seminggu,” terang Musni.

Guna menyiasati hal tersebut, Pemprov Sumsel dan Pemkot Pagaralam akan melakukan sharing dana untuk menutupi subsidi dua penerbangan lagi. “Kita sedang bahas berapa sharing yang akan dilakukan, karena ini penting untuk pelayanan terhadap masyarakat,” ungkap Musni.

Pesawat yang akan menjadi operator penerbangan itu adalah Susi Air. Pesawat tersebut, akan memiliki kapasitas sekitar 20 seat untuk sekali penerbangan. “Ini akan berdampak positif untuk kemajuan wisata di Pagaralam, karena disana potensi wisatanya benar-benar bagus,” ujarnya.

Untuk Bandara Silampari, Musni mengatakan, sudah ada penjajakan dengan operator penerbangan untuk operasional. Sejauh ini, masih belum ada sinyal positif dari penawaran tersebut. “Pembicaraannya dengan Garuda tapi belum ada hasilnya, kalau memang tidak bisa mungkin kita akan tawarkan juga dengan Susi Air,” bebernya.

Untuk lapangan terbang yang berada di Kabupaten Muba, Musni mengakui jika pihaknya lebih mendorong kepada pemerintah pusat, agar memberikan izin untuk mendirikan sekolah penerbangan. “Pengembangannya memang lebih kita fokuskan untuk sekolah penerbangan,” ucapnya.

Untuk penambahan lapter baru, ia menuturkan, salah satu yang menjadi perhatian pihaknya adalah kabupaten yang terletak jauh dari ibukota. Ia mencontohkan OKU Selatan. “Yang lain belum mendesak, hanya saja untuk OKU Selatan agak mendesak karena waktu tempuh kesana cukup lama, jadi sekarang kita sedang mengkaji untuk Lapter Danau Ranau atau kerjasama dengan Lampung,”  tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster