Pembuat Kartu Kuning Meningkat

 248 total views,  2 views today

Ilustrasi | Antarafoto.com

Ilustrasi | Antarafoto.com

PALEMBANG – Pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning (AK I) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palembang, mulai mengalami peningkatan. Umumnya, pembuat kartu kuning tersebut adalah tenaga honorer katagori dua (K2), yang lulus dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), beberapa waktu lalu.

Kepala Disnaker Palembang, Gunawan mengatakan, sebagai salah satu syarat pemberkasan yang harus dilengkapi K2 adalah AK I dalam berkas yang diserahkan. “Memang terlihat lebih ramai dibanding biasanya, mereka merupakan honorer K2 yang kemarin dinyatakan lulus dan sedang mengurus pemberkasan. Tetapi,  jika yang dari umum masih normal dan belum membludak,” kata Gunawan, Selasa (4/3).

Dalam kesempatan itu, Gunawan menghimbau, bagi lulusan baru (fresh graduate) yang memang berniat mencari pekerjaan, untuk segera membuat AK I secepatnya. Menurutnya jangan menunggu, ketika ada proses penerimaan pegawai.

Karena jika hal tersebut dilakukan, akan membuat antrian panjang. “Kami khawatir akan membludak jika membuatnya pas ada penerimaan, buat dari sekarang tidak masalah karena masa berlaku lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Kerja (Penta) Disnaker Palembang, Darminto mengatakan, kartu AK I ini tidak hanya dibutuhkan pelamar untuk CPNS. Karena seluruh pelamar baik CPNS maupun swasta juga harus melampirkan kartu AK I sebagai salah satu syarat melamar pekerjaan.

“Pembuatan AK 1 ini,  tidak hanya dilakukan oleh seseorang yang belum mempunyai pekerjaan, namun juga oleh pekerja yang akan memperbaiki karir,” bebernya.

Menurut Darminto, setiap tahunnya, jumlah pembuat kartu AK I selalu bertambah. Untuk tahun 2013, Disnaker mencetak 13.157 kartu untuk pencari kerja. “Pada Januari lalu kami sudah mengeluarkan 523 kartu. Biasanya peningkatan terjadi menjelang penerimaan CPNS, yang sudah kami antisipasi dengan peningkatan pelayanan,” ucapnya.

Ia menerangkan, kartu AK 1 itu masa berlakunya selama dua tahun.  Namun pencari kerja yang membuat kartu tersebut, di wajibkan untuk melapor enam bulan sekali.  Lebih jauh Darminto menjelaskan, sejak tahun 2010 lalu, pendaftaran untuk membuat kartu AK I sudah dapat dilakukan secara online.

Masyarakat yang akan membuat kartu AK I tinggal membuka website Infokerja.depnakertrans.go.ıd dan mengikuti alur di website tersebut. Pembuatannya tegas dia, tidak ada biaya apapun. “Pembuatan kartu ini gratis, jika ada oknum yang meminta bayaran, harap laporkan pada kami untuk kami tindak,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster